Dinas PKP Bangli Siapkan 100 Ribu Bibit Ikan, Restocking Dilakukan Bulan Mei Ini

Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli akan kembali melakukan penyebaran bibit atau restocking pada bulan Mei 2019

Dinas PKP Bangli Siapkan 100 Ribu Bibit Ikan, Restocking Dilakukan Bulan Mei Ini
Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Bangli
Restocking bibit ikan di Tukad Sangsang, Sabtu (27/4/2019). Dinas PKP Bangli Siapkan 100 Ribu Bibit Ikan, Restocking Dilakukan Bulan Mei 2019 Ini 

Dia mengatakan, naiknya belerang dari dasar danau kerap kali terjadi pada akhir bulan Agustus hingga September.

Baca: Siswa SMA Bunuh Diri Karena Hasil Ujian Dinyatakan Tak Lulus, Tapi Ternyata Ada Kesalahan Penilaian

Baca: Kirim 50 Atlet, IODI Bali Ingin Tahu Kekuatan Lawan dalam Indonesia Open Dancesport Championships

Kondisi ini diakuinya yang paling banyak menyebabkan kematian ikan.

Meski demikian, naiknya belerang dari dasar danau vulkanik itu tidak bisa diprediksi secara pasti.

“Pernah pada tahun 2016 silam naiknya belerang terjadi pada bulan Maret, itu terjadi di Desa Terunyan,” katanya.

Mengantisipasi kematian akibat naiknya belerang, Sukartana mengatakan penyebaran bibit dilakukan pada bulan Mei 2019, sehingga pada bulan Agustus 2019 bibit ikan tersebut sudah bisa dipanen.

Selain itu, penyebaran bibit juga dilakukan secara terpisah pada beberapa titik.

Baca: Peringati Hardiknas, Dealer Trimitra Bali Gelar Lomba Mewarnai

Baca: Rektor UNHI Sebut Ada Peningkatan Pendaftar, Calon Mahasiswa Baru Gelombang Pertama Capai 600 Orang

“Di daerah tenggara Danau Batur seperti di antara Desa Abang Batudinding dan Desa Buahan naiknya belerang kerap mendahului. Biasanya pada bulan Juni-Juli, selain juga sirkulasi airnya kurang bagus di sana. Untuk itu, zona penyebaran bibit ikan kami lakukan di empat titik. Seperti di Desa Terunyan, Seked (Perbatasan Desa Buahan-Kedisan), perbatasan Desa Kedisan-Buahan, serta di Desa Songan,” bebernya.

Sukartana mengatakan, restocking memang dianggarkan tiap tahun.

Untuk tahun 2019 pihaknya menganggarkan sebanyak 230 ribu ekor benih, dengan total anggaran Rp 92 juta.

Dari total 230 ekor benih sudah lebih dahulu disebar 2.000 ekor ke aliran sungai pada akhir April 2019 lalu.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved