Jepang Bakal Ampuni Penjahat sebagai Penghormatan kepada Kaisar Naruhito

Jepang Bakal Ampuni Penjahat sebagai Penghormatan kepada Kaisar Naruhito

Jepang Bakal Ampuni Penjahat sebagai Penghormatan kepada Kaisar Naruhito
Reuters/Pool/Toshifumi Kitamura
Naruhito ketika masih berstatus Putra Mahkota Jepang memainkan biola bersama orkestra dalam konser Gakushuin School Corporation di Tokyo pada April 2012 

TRIBUN-BALI.COM, TOKYO- Pemerintah Jepang dilaporkan bakal memberikan pengampunan kepada penjahat sebagai penghormatan kepada Kaisar Naruhito saat upacara penobatan Oktober mendatang.

Menurut penuturan sumber internal kepada Kyodo News Jumat (3/5/2019), amnesti itu bakal menjadi yang pertama setelah 1993, ketika Naruhito yang masih berstatus Putra Mahkota menikah dengan Putri Masako.

Meski bakal memberi amnesti, namun sumber itu menerangkan hanya diperuntukkan bagi pelaku kejahatan kecil dengan pemerintah juga membatasi jumlah penjahat yang diampuni.

Amnesti biasanya diberikan ketika hari nasional atau perayaan maupun pemakaman yang melibatkan anggota keluarga kekaisaran.

Seperti misalnya 1989.

Saat itu, Kaisari Hirohito yang juga bergelar Kaisar Showa wafat, Jepang memberikan pengampunan kepada sekitar 10 juta orang.

Kemudian upacara penobatan Kaisar Akihito pada 1990, diberikan amnesti bagi 2,5 juta orang.

Infografik: Kaisar Naruhito (KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo)

Pemerintah tidak menghembuskan isu amnesti ketika Kaisar Akihito yang merupakan ayah Naruhito memutuskan turun takhta pada Selasa (30/4/2019).

Halaman
12
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved