Kisah Siswi SMA Pertahankan Kesuciannya, Pura-pura Mati hingga Dibuang ke Jurang Sedalam 10 Meter

Beruntung, gadis 18 tahun yang masih duduk di kelas XII SMA tersebut berhasil lolos dengan cara pura-pura mati.

Kisah Siswi SMA Pertahankan Kesuciannya, Pura-pura Mati hingga Dibuang ke Jurang Sedalam 10 Meter
tangkap layar surya malang
ILUSTRASI (foto tak terkait berita): Mawar (bukan nama sebenarnya) hampir saja menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan oleh teman facebook yang baru dikenalnya dua hari, Sabtu (27/4/2019). Beruntung, gadis 18 tahun yang masih duduk di kelas XII SMA tersebut berhasil lolos dengan cara pura-pura mati. 

Gadis di Sumedang Pura-pura Mati Saat Akan Diperkosa, Tubuhnya Dibuang Pelaku ke Jurang 10 Meter

TRIBUN-BALI.COM, SUMEDANG - Mawar (bukan nama sebenarnya) hampir saja menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan oleh teman facebook yang baru dikenalnya dua hari, Sabtu (27/4/2019).

Beruntung, gadis 18 tahun yang masih duduk di kelas XII SMA tersebut berhasil lolos dengan cara pura-pura mati.

Hal ini disampaikan ayah Mawar, berinisial CD (50), ketika ditemui Tribun Jabar di RSUD Sumedang, Senin (29/4/2019).

CD mengatakan, ketika kejadian, sang putri dalam kondisi sadar dan mencoba melawan ketika pelaku mencekik lehernya.

"Dia cerita, dia meronta, melawan, tangan itu sampai lecet, ketika dicekek, dia pura-pura mati," ujar CD.

Baca: Isi Pesan WeChat Ini Jadi Alasan Sang Ibu Bunuh Kedua Anaknya lalu Bunuh Diri, Aksinya Terekam CCTV

Baca: Niat Kerja Bantu Ayah yang Sakit, Gadis 17 Tahun Jadi Mangsa Pria Bejat: Ampun-ampun Pak

CD mengatakan, ketika pelaku percaya Bunga sudah tidak bernyawa, pelaku langsung mempereteli perhiasan korban.

Ponsel korban pun diambil kemudian dibuang.

Setelah itu, pelaku membuang korban dengan cara melemparkan korban ke jurang sedalam 10 meter yang tak jauh dari tempat mereka, di Lingkungan Tegalsari, Kelurahan Talun, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang.

"Saat itu anak saya sebenarnya kondisinya sadar," ujar Cece Didi.

Setelah yakin pelaku sudah pergi, korban pun berusaha keluar dari jurang dan mencari pertolongan pada warga sekitar.

CD mengaku sangat sedih melihat kondisi putrinya.

Terdapat beberapa luka memar di tubuh putrinya, di antaranya adalah di bagian leher yang terdapat bekas cekikan.

Selain itu, di rahang kanan Bunga pun terdapat memar yang cukup parah, nampaknya memar tersebut merupakan bekas pukulan pelaku.

"Tidak tahu dipukul, pukul pakai sepatu atau pakai batako atau pakai apa, tidak tahu," ujar CD. (*)

Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved