Super Hero Bali Ini Punya Tanda Lahir Siluet Naga dan Benang Tridatu, Siap Melesat Membantu

Ny Putri Suastini Koster mengatakan, keberadaan bahasa Bali perlu dilestarikan, secara pendidikan maupun teknologi digital.

Super Hero Bali Ini Punya Tanda Lahir Siluet Naga dan Benang Tridatu, Siap Melesat Membantu
Istimewa/Humas Pemprov Bali
Istri Gubernur Bali Putri Suastini Koster di acara launching Buku dan Karakter Prawireng Putri Bali Luh Ayu Manik Mas, BASAbali Wiki di Aula Sadhu Gocara Yayasan Pusat Dwijendra, Denpasar, Bali, Sabtu (4/5/2019). 

Super Hero Bali Ini Punya Tanda Lahir Siluet Naga dan Gelang Tridatu, Siap Melesat Membantu

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Direktur BASAbali Wiki, I Gede Nala Antara mengatakan, selama ini pihaknya sudah melakukan berbagai upaya agar Bahasa Bali tidak punah, termasuk para ahli bahasa telah memasukkan dalam halaman Google untuk dapat menerjemahkannya ke dalam bahasa Bali.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk pelestarian dan pengembangan Bahasa Bali di dunia maya (digital).

Ditambahkan Nala Antara, selain dengan meluncurkan buku pada kesempatan tersebut juga sekaligus peluncuran karakter Prawireng Putri Bali bernama Luh Ayu Manik Mas.

Dijelaskan Nala Antara, Luh Ayu Manik digambarkan seorang siswi kelas 8 yang supel dan pintar.

Anak yatim ini tidak pernah menyangka bahwa tanda lahir berupa siluet naga di pergelangan tangan kanannya dan benang Tridatu pemberian neneknya memberikan perubahan besar pada dirinya.

"Pada situasi mendesak siluet naga dan benang Tridatu tersebut akan mengeluarkan cahaya yang melingkupi tubuhnya. Setelah berubah menjadi super hero, dia langsung melesat memberikan bantuan kepada yang membutuhkan. Dengan hadirnya karakter ini, kita berharap generasi muda Bali memiliki tokoh panutan atau super hero Bali yang tetap menjaga adat, budaya dan tradisi Bali," jelasnya saat launching Buku dan Karakter Prawireng Putri Bali "Luh Ayu Manik Mas", BASAbali Wiki di Aula Sadhu Gocara Yayasan Pusat Dwijendra, Denpasar, Bali, Sabtu (4/5/2019)..

Saat membuka acara, Ny Putri Suastini Koster mengatakan, keberadaan bahasa Bali perlu dilakukan pelestarian, baik secara pendidikan maupun teknologi digital mengingat bahasa tersebut pada era globalisasi seperti saat ini semakin jarang digunakan oleh masyarakat Bali sendiri.

Untuk itu, pelestarian bahasa Bali perlu dilakukan dengan berbagai cara agar tetap eksis seperti halnya BASAbali Wiki.

"Ini menjadi tanggungjawab kita bersama untuk meng-ajeg-kan bahasa Bali. Bahasa Bali merupakan bahasa Ibu. Jangan sampai kita lupa dengan bahasa Bali. Mari kita bangga menggunakan bahasa Bali dalam keseharian. Kita yang harus melestarikan bahasa Bali," ujar Ny Putri Koster.

Ny Putri Koster menyambut baik apa yang dilakukan oleh BASAbali Wiki dengan meluncurkan buku dan Karakter Prawireng Putri Bali.

Menurutnya, hal tersebut merupakan cara dalam menjaga, melestarikan bahasa Bali.

"Kita harus menjaga seni, adat dan budaya Bali. Dengan adanya BASAbali Wiki ini, kita berharap khususnya kepada generasi milenial bisa kembali bergairah untuk mempelajari bahasa Bali. Saya menyambut baik apa yang dilakukan oleh BASAbali Wiki sebagai wujud nyata dalam pelestarian budaya, adat Bali," ungkapnya. (*)

Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved