Ular Langka Ini Ditemukan di Darwin, Punya Mata Ketiga yang Berfungsi Sempurna

Saat ditemukan Maret lalu, para ahli menamainya Monty. Hewan melata yang sayangnya sudah mati minggu lalu itu sempat membuat geger media

Ular Langka Ini Ditemukan di Darwin, Punya Mata Ketiga yang Berfungsi Sempurna
KOMPAS.COM
Ular bermata tiga ditemukan di Australia. 

Ular Langka Ditemukan di Darwin, Punya Mata Ketiga yang Berfungsi Sempurna

TRIBUN-BALI.COM - Bukan dongeng atau cerita fiksi, foto yang Anda lihat di atas merupakan seekor ular bermata tiga yang ditemukan di sekitar Darwin, Australia.

Saat ditemukan Maret lalu, para ahli menamainya Monty. Hewan melata yang sayangnya sudah mati minggu lalu itu sempat membuat geger media sosial pasca Northern Territory (NT) Parks and Wildlife membagikan fotonya ke laman Facebook.

Monty sebenarnya merupakan ular dengan kelainan bentuk dan termasuk spesies piton karpet.

Ketika ular piton karpet dewasa, panjangnya bisa mencapai dua sampai empat meter.

Baca: Ramalan Zodiak Sabtu 4 Mei 2019 : Perdebatan Gemini Bisa Menjadi Masalah, Ada Fitnah

Baca: Syahrini Sebut Undang Luna Maya ke Resepsi, Namun Daftar Undangan Ini Ungkap Hal Lain

Spesies ini tak hanya dapat dijumpai di Australia, tapi juga di Indonesia dan Papua Niugini.

Melansir IFL Science, Rabu (1/5/2019), Monty masih terhitung ular karpet piton remaja, mungkin usianya sekitar tiga bulan, karena panjangnya hanya 40 sentimeter.

"Monty termasuk ular yang luar biasa karena bisa bertahan hidup cukup lama dengan kelainan bentuk yang dimilikinya," ujar Ray Chatto dari Northern Territory Parks and Wildlife.

Setelah Monty mati, tubuhnya dikirim ke Commonwealth Scientific and Industrial Research Organization di Darwin untuk diteliti.

Baca: Meneteskan Air Mata, Sariani Ungkap Sudah Sebulan Tak Tahu Nasib Suami di Nusakambangan

Baca: Ular Hijau 1 Meter Masuk Rumah di Jalan Tukad Yeh Aya, Ini Peringatan BPBD Kepada Warga

Monty memiliki malformasi kranial, di mana ia memiliki mata ketiga yang berfungsi sempurna. Untuk memahami apa yang terjadi, tim memindai tubuh Monty dengan sinar X.

Dari sini kemudian ahli menemukan, kelainan bentuk aneh itu bukan disebabkan oleh dua kepala yang menyatu tetapi tengkorak tunggal dengan rongga mata ekstra.

"Kemungkinan paling besar, mata ketiga itu berkembang sangat awal selama tahap perkembangan embrio. Ini bukan berasal dari faktor lingkungan, tapi hampir pasti karena kejadian alami. Kecacatan pada reptil memang relatif umum terjadi," tulis NT Parks and Wildlife dalam postingan Facebook mereka.

Meski ada banyak kelainan yang dialami reptil, ular bermata tiga adalah sesuatu yang amat langka.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Mirip Karakter Dragon Ball, Ular Langka Ini Punya Mata Ketiga di Dahi

Editor: DionDBPutra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved