Ditinggal Menginap di Rumah Anak, Rumah Suparmi Ludes Terbakar

Satu unit rumah di Banjar Dibas Kaja, Desa/Kecamatan Busungbiu ludes terbakar, Minggu (5/5/2019) dini hari sekira pukul 03.00 Wita

Ditinggal Menginap di Rumah Anak, Rumah Suparmi Ludes Terbakar
Humas Polres Buleleng
Rumah milik Luh Suparmi yang terletak di Banjar Dinas Kaja, Desa/Kecamatan Busungbiu, Buleleng diamuk si jago merah, Minggu (5/5/2019) dini hari. Ditinggal Menginap di Rumah Anak, Rumah Suparmi Ludes Terbakar 

Ditinggal Menginap di Rumah Anak, Rumah Suparmi Ludes Terbakar

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Satu unit rumah di Banjar Dibas Kaja, Desa/Kecamatan Busungbiu ludes terbakar, Minggu (5/5/2019) dini hari sekira pukul 03.00 Wita.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Namun sang pemilik rumah bernama Luh Suparmi (73) ditaksir mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Sumarjaya mengatakan, saat musibah kebakaran itu terjadi, rumah permanen berukuran 10x12 meter dalam keadaan sepi.

Baca: Bali United U-16 Raih 5 Poin di Babak Penyisihan Grup C Seri 1 Elite Pro Academy Liga 1 U-16 2019

Baca: Tirtayasa Temukan Bekas Congkelan di Pintu Rumah, Uang Rp 4,1 Juta Raib Digondol Maling

Luh Suparmi pergi menginap di rumah anaknya, di kawasan Kota Singaraja.

Hingga pada pukul 03.00 Wita, seorang saksi bernama Nyoman Club (55) dan Nyoman Gogok (45) melihat api sudah menjilat atap bagian belakang rumah milik korban.

Mereka pun bergegas menghubungi petugas pemadam kebakaran, serta menginformasikan kejadian ini kepada sang pemilik rumah.

Baca: Adu Jangkrik, Tubuh Ni Kadek Ani Terpental ke Sawah, Begini Kondisi Gadis 16 Tahun itu

Baca: Pelaku Perampokan Kimia Farma Kabur karena Ketahuan Pakai Pistol Mainan, Begini Penjelasan Polisi

Saat ini, imbuh Iptu Sumarjaya, petugas Polsek Busungbiu masih melakukan penyelidikan guna mengetahui penyeban terjadinya kebakaran.

"Rumah dalam keadaan kosong dan terkunci. Untuk penyebabnya belum diketahui," katanya.

Sementara menurut Kabid Pemberdayaan Masyarakat dan Sarana dan Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Buleleng, Pasek Sujendra mengatakan, api baru dapat dipadamkan selang dua jam kemudian, dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran.

"Menghabiskan tiga tangki," tuturnya. (*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved