Sambut Era Pendidikan 4.0, IGI Bali Gelar Pembelajaran Berbasis STEAM

Ikatan Guru Indonesia (IGI) Wilayah Bali menggelar pembelajaran berbasis Science, Technology, Engineering, Art and Mathematics (STEAM).

Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali
Acara dari IGI Bali di Aula Dinas Pendidikan Provinsi Bali, Sabtu (4/5/2019) 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR -Serangkaian Hari Pendidikan Nasional ( Hardiknas) 2019 dan menyambut era pendidikan 4.0, Ikatan Guru Indonesia ( IGI) Wilayah Bali menggelar pembelajaran berbasis Science, Technology, Engineering, Art and Mathematics (STEAM).

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dari tanggal 4-5 Mei 2019 di Aula Dinas Pendidikan Provinsi Bali, Sabtu (4/5/2019).

Ketua Panitia Kegiatan Luh Made Sri Yuniati menyampaikan, kegiatan IGI Bali tersebut dikemas dalam bentuk 4 in 1, yakni berupa seminar, workshop, webinar dan pameran dengan mengangkat tema Pembelajaran Berbasis STEAM Menyambut Era Pendidikan 4.0.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru tentang kebijakan pemerintah dalam menyambut era revolusi industri 4.0.

Selain itu, berupaya mengenalkan konsep pembelajaran berbasis STEAM kepada guru dari jenjang SD hingga SMA dan SMK.

Acara yang diikuti ratusan guru anggota IGI Bali tersebut dibuka oleh Kepala Bidang (Kabid) Ketenagaan Dinas Pendidikan Provinsi Bali Wayan Suarna.

Baca: KK Luar Denpasar, SD di Denpasar, Apakah Bisa Daftar SMP Negeri di Denpasar?

Baca: Puasa Dijadikan Momentum untuk Menguruskan Badan, Ahli Gizi Ini Sebut Tidak Baik dan Tidak Sehat

Wayan Suarna yang membacakan sambutan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali Ketut Ngurah Boy Jayawibawa menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh IGI Bali ini.

Menurutnya hal ini sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan kualitas guru di Bali, terlebih pada kesempatan ini digelar pembelajaran berbasis STEAM yang sangat sesuai dengan kemajuan pengetahuan dan teknologi.

Baca: Polres Klungkung Amankan Senjata Tajam dan Korek Api dari Sejumlah Pengunjung Saat Pleno KPU

Dengan teori STEAM ini diharapkan para guru semakin cerdas, berpengetahuan luas, multi talent, terampil, menguasai teknologi serta cermat dan bertanggung jawab.

"Teori STEAM ini agar terus digemakan, dipraktikkan dan diorientasikan dalam segala bentuk pendidikan sehingga akan tumbuh generasi bangsa yang maju dan berdaya saing global," harapnya.

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved