Wiki Bali

TRIBUN WIKI - 6 Fakta Menarik Seputar Gunung Agung, Gunung yang Dianggap Suci oleh Masyarakat Bali

Gunung Agung terletak di Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem. Banyak fakta yang perlu diketahui berkaitan dengan gunung ini

TRIBUN WIKI - 6 Fakta Menarik Seputar Gunung Agung, Gunung yang Dianggap Suci oleh Masyarakat Bali
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Visual gunung agung dari Singapadu Gianyar Jumat (22/2/2019) pukul 18.20 Wita. Hari ini gunung agung mengalami dua kali erupsi. TRIBUN WIKI - 6 Fakta Menarik Seputar Gunung Agung, Gunung yang Dianggap Suci oleh Masyarakat Bali 

Evakuasi berkumpul di balai olahraga dan bangunan masyarakat lainnya di sekitar Klungkung, Karangasem, Buleleng dan daerah lainnya.

Stasiun pemantau tersebut berlokasi di Tembuku, Rendang, Kabupaten Karangasem, dimana intensitas dan frekuensi tremor dipantau untuk tanda-tanda letusan yang akan terjadi.

Pada tanggal 22 September 2017, status Gunung Agung dinaikkan dari Siaga menjadi Awas dan pada akhir Oktober 2017, status diturunkan dari Awas menjadi Siaga. 

Aktivitas gunung berapi tersebut menurun secara signifikan, yang menyebabkan turunnya status darurat tertinggi pada tanggal 29 Oktober 2018.

Baca: Creativity Operet Competition 2019 Gandeng Sembilan Teater Jenjang SMP

Baca: TRIBUN WIKI - Dari Gejer Gumi hingga Bom Bali, Ini 3 Tragedi Tak Terlupakan Bagi Masyarakat Bali

Aktivitas erupsi Gunung Agung kembali terjadi pada tahun berikutnya meski pada tanggal 10 Maret 2018 Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi ( PVMBG) menurunkan status Gunung Agung dari level IV (Awas) menjadi level III (Siaga).

Aktivitas vulkanik tercatat terjadi pada tanggal 11 April 2018 pukul 09.04 Wita, tanggal 28 Juni 2018 pukul 10.30 Wita, dan tanggal 2 Juli 2018 pukul 21.04 Wita.

4. Kepercayaan masyarakat

Dalam kepercayaan masyarakat Hindu Bali, Gunung Agung adalah tempat bersemayamnya dewa-dewa dan juga terdapat istana dewata.

Oleh karena itu, masyarakat Bali menjadikan tempat ini sebagai tempat kramat yang disucikan.

Masyarakat juga percaya bahwa letusan Gunung Agung pada tahun 1963 merupakan peringatan dari Dewata.

5. Terdapat Tiga Jalur Pendakian

Pendakian menuju puncak Gunung Agung memang dapat dimulai dari tiga jalur diantaranya dari selatan, tenggara dan dari barat daya.

Pendakian dari selatan yakni dari kecamatan Selat Kabupaten Karangasem dengan basecamp di Pura Pasar Agung lewat Pasar Selat.

Sementara dari tenggara yakni melalui Budakeling lewat Nangka

Jalur pendakian yang umum digunakan yakni dari barat daya, yaitu dari Pura Besakih.

6. Jangan membawa makanan dari daging sapi

Bagi setiap orang yang berkeinginan mendaki Gunung Agung, disarankan agar tidak membawa makanan berbahan sapi karena area gunung ini sangat disucikan oleh masyarakat Bali.

(*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved