Bakal Ada Lagi Pelaku Narkoba dari Bali yang Dikirim ke Nusakambangan, Kapolresta Ungkap Fakta Ini

Kepolisian menyebut akan ada lagi yang dikirim ke penjara Nusakambangan. Ini adalah kesekian kalinya para pelaku narkoba dipamerkan di depan umum.

Bakal Ada Lagi Pelaku Narkoba dari Bali yang Dikirim ke Nusakambangan, Kapolresta Ungkap Fakta Ini
Tribun Bali/Rizal Fanany
Dirantai – Para pelaku narkoba dipamerkan di Lapangan Puputan Renon, Denpasar, Minggu (5/5/2019) dengan kondisi tangan dan kaki mereka dirantai. Petugas bersenjata juga turut mengawal mereka.   

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Sebanyak 16 orang pelaku jaringan narkoba yang ditangkap dalam sebulan terakhir dipamerkan ke publik, tepatnya di depan Monumen Bajra Sandhi, Lapangan Renon, Denpasar.

Kepolisian menyebut akan ada lagi yang dikirim ke penjara Nusakambangan.

Ini adalah kesekian kalinya para pelaku narkoba dipamerkan di depan umum.

Belasan pelaku ini seperti sebelum-sebelumnya, kedua kakinya dirantai.

Baca: Vila Bule Prancis Terbakar di Sanur Kauh Denpasar, Kerugian Capai Rp 5 Miliar

Tangan para pelaku juga sama, dirantai dengan pengawalan ketat aparat bersenjata lengkap dengan penutup wajah.

Kapolresta Denpasar Kombes Pol Ruddi Setiawan mengatakan, pelaku yang ditangkap ini adalah jaringan lintas Banyuwangi dan Denpasar.

Dari tangan pelaku, ditunjukkan barang bukti sabu 1.525,2 gram, ekstasi 1.046 butir, ganja 23,96 gram dan tembakau gorila 0,56 gram.

"Saya ucapkan kepada masyarakat Bali khususnya kota Denpasar, yang telah banyak memberikan informasi kepada kita dan pesan dari Pak Kapolda Bali, Bali harus zero dari narkoba," ujarnya, Minggu (5/5).

Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Ruddi Setiawan kembali merilis kasus narkoba yang beraksi di wilayah hukumnya beberapa waktu terakhir ini. Bertempat di Patung Anti Premanisme dan Narkotika, Monumen Bajra Sandhi, Renon, Denpasar, Bali pada Minggu (5/5/2019).
Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Ruddi Setiawan kembali merilis kasus narkoba yang beraksi di wilayah hukumnya beberapa waktu terakhir ini. Bertempat di Patung Anti Premanisme dan Narkotika, Monumen Bajra Sandhi, Renon, Denpasar, Bali pada Minggu (5/5/2019). (Tribun Bali/Firizqi Irwan)

Baca: Perampok Apotek Kimia Farma di Denpasar Pilih Kabur saat Dilawan, Gus Adi Ungkap Ciri-cirinya Ini

Ia tidak akan segan-segan membawa para tersangka kasus narkotika untuk digiring ke Lapas Nusakambangan, Jawa Tengah.

"Karena di Bali ini adalah tempat pariwisata, tidak ada narkoba dan pak Kapolda juga menyampaikan akan ada lagi yang akan dikirim ke Nusakambangan, supaya di Bali tidak ada lagi bandar atau peredaran narkoba," lanjut Kombes Pol Ruddi Setiawan.

Baca: Cerita 17 Jenazah Terlantar di RSUP Sanglah Bali, Ahli Ini Ungkap Ada Jenazah Bayi Tak Diurus Ibunya

Halaman
12
Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved