Ramadan 2019

Ini yang Terjadi Pada Tubuh Saat Berpuasa Sehari Penuh, Perhatikan Risiko dan Cara Amannya

Puasa umumnya dilakukan dengan menahan haus dan lapar dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari.

Ini yang Terjadi Pada Tubuh Saat Berpuasa Sehari Penuh, Perhatikan Risiko dan Cara Amannya
Tribun Bali/Busrah Ardans
Suasana Buka Puasa Bersama di Masjid Chandra Asri, Minggu (10/6/2018). 

Setelah sekitar 8 jam puasa, hati akan menggunakan cadangan glukosa terakhirnya.

Pada titik ini, tubuh memasuki keadaan yang disebut glukoneogenesis, yang menandai transisi tubuh ke mode puasa.

Penelitian telah menunjukkan glukoneogenesis dapat meningkatkan jumlah kalori yang dibakar tubuh.

Tanpa karbohidrat yang masuk, tubuh menciptakan glukosa sendiri, terutama menggunakan lemak.

Setelah itu, tubuh juga kehabisan sumber energi yang semakin meningkatkan rasa lapar.

Pada titik ini, metabolisme seseorang melambat dan tubuh mulai membakar jaringan otot untuk energi.

Meskipun ini adalah istilah yang terkenal dalam budaya diet, mode kelaparan seperti ini hanya terjadi setelah beberapa hari berturut-turut atau bahkan berminggu-minggu tanpa makanan.

Jadi, berpuasa seharian penuh tetap aman bagi kesehatan kecuali jika memiliki kondisi kesehatan lainnya.

Puasa menurunkan berat badan

Puasa memang dapat menurunkan berat badan.

Halaman
1234
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved