Jalan Sebun ke Bukit Galah Diperbaiki, Rusak Akibat Lahar Hujan Erupsi Gunung Agung 2017 Lalu

Desa bersama warga memperbaiki jalan utama Sebun ke Bukit Galah, Desa Sebudi yang rusak lantaran diterjang lahar hujan saat erupsi gunung agung

Jalan Sebun ke Bukit Galah Diperbaiki, Rusak Akibat Lahar Hujan Erupsi Gunung Agung 2017 Lalu
Tribun Bali/Saiful Rohim
Perbaikan jalan utama Sebun menuju Bukit Galah, Minggu (5/5/2019) kemarin. Jalan Sebun ke Bukit Galah Diperbaiki, Rusak Akibat Lahar Hujan Erupsi Gunung Agung 2017 Lalu 

Jalan milik desa memang harus diperbaiki mengingat akses utama warga.

Baca: Kisah Haru Perjuangan Kuli Bangunan Ini Datang Dimomen Kelulusan Putri Kecilnya, Berbaju Sederhana

Baca: Karni Ilyas Pamit Cuti ILC: Peselancar Pengalaman Tahu Kapan Harus Menarik Papan Selancar Pulang

Apalagi Desa Sebudi berada diradius 5 kilometer dari atas puncak Gunung Agung.

"Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Karangasem bersama TRC meninjau perbaikan akses jalan atau jalur evakuasi warga yang digunakan saat terjadi erupsi Gunung Agung," jelas Ketut Arimbawa.

Sebelumnya, BPBD bersama warga, relawan dan koramil sempat membangun jembatan darurat September 2018 secara gotong royong.

Saat itu jembatan mengunakan gorong-gorong.

Hanya saja jembatan darurat ambruk diterjang aliran hujan dari hulu.

Besar harapan masyarakat agar jembatan bisa segera dipergunakan.

Disamping untuk aktivitas warga juga sebagai akses jalur evakuasi saat erupsi.

Seandainya jalanan tersubut putus, otomatis warga di Dusun Sogra kembali terisolir.(*)

Penulis: Saiful Rohim
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved