Edarkan Sabu dan Ribuan Pil Koplo dan Dituntut 7 Tahun Penjara, Puput Minta Keringanan

Puput Bagus Pamungkas (31) melalui tim penasihat hukumnya memohon kepada majelis hakim agar menjatuhkan hukuman ringan.

Edarkan Sabu dan Ribuan Pil Koplo dan Dituntut 7 Tahun Penjara, Puput Minta Keringanan
Tribun Bali/Putu Candra
Puput Bagus Pamungkas penjual pil koplo 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Puput Bagus Pamungkas (31) melalui tim penasihat hukumnya memohon kepada majelis hakim agar menjatuhkan hukuman ringan.

Dikatakan penasihat hukum, Puput telah mengakui dan menyesali perbuatannya.

Pun, terdakwa Puput berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya. Demikian disampaikan tim penasihat hukum dalam nota pembelaan (pledoi) tertulis di persidangan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Selasa (7/5/2019).

Pembelaan dibacakan, menanggapi tuntutan 7 tahun penjara terhadap Puput yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Mohon Yang Mulia majelis hakim memberikan hukuman seringan-ringannya. Jika berpendapat lain, kiranya menjatuhkan hukuman yang seadil-adilnya," pinta Vania selaku penasihat hukum kepada IGN Putra Atmaja.

Kembali, Jaksa Mia Fida menanggapi nota pembelaan dari pihak terdakwa, dan menegaskan tetap pada tuntutannya.

Baca: Ganja Kering Seberat 400 Kilogram Ditemukan dalam Peti Kemas, Ternyata Milik Napi

Baca: Bertahun-tahun Sang Ibu Beri Pil KB Pada Dua Putrinya Agar Tak Hamil, Fakta Ini Justru Terungkap

Puput sendiri dituntut 7 tahun penjara karena dinilai terbukti bersalah mengedarkan sabu-sabu dan ribuan butir pil koplo.

Usai para pihak saling menanggapi, majelis hakim menunda sidang. Sidang akan dilanjutkan pekan depan, mengagendakan pembacaan amar putusan oleh majelis hakim.

Sebagaimana dipaparkan dalam surat tuntutan jaksa, terdakwa yang bekerja sebagai buruh keramik ini dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum memiliki narkotik golongan I bukan tanaman.

Juga, dengan sengaja mencoba mengedarkan sediaan farmasi dan/atau alat kesehatan yang tidak memiliki izin edar.

Halaman
12
Penulis: Putu Candra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved