Yoyok Minta Keringanan Dituntut 6 Tahun Penjara, Terkait Dugaan Peredaran Sabu-Sabu

Tim penasihat hukum dari Pos Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar memohon kepada majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, agar menjatuhkan hukum

Yoyok Minta Keringanan Dituntut 6 Tahun Penjara, Terkait Dugaan Peredaran Sabu-Sabu
Tribun Bali/Dwi S
Ilustrasi narkoba jenis sabu-sabu. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tim penasihat hukum dari Pos Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar memohon kepada majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, agar menjatuhkan hukum ringan terhadap Yoyok Irwanto.

Ini didasarkan, karena terdakwa Yoyok telah mengakui dan menyesali perbuatannya.

Demikian disampaikan Desi Purnani selaku tim Penasihat Hukum saat mengajukan pembelaan (pledoi) lisan dalam persidangan, Senin (6/5/2019).

Pembelaan diajukan untuk menanggapi tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut Yoyok, dengan pidana penjara selama enam tahun.

"Terdakwa telah mengakui kesalahannya, dan barang berupa narkotik adalah milik Partini, bukan milik terdakwa. Terdakwa hanya menjadi kurir. Mohon diberikan hukuman ringan, Yang Mulia," pinta Desi Purnani kepada Majelis hakim IGN Putra Atmaja.

Di sisi lain, menanggapi pembelaan lisan dari tim penasihat hukum terdakwa, Jaksa Cokorda Intan Merlany Dewie menegaskan tetap pada tuntutannya.

Usai para pihak saling menanggapi, majelis hakim menunda sidang. Sidang kembali dilanjutkan pekan depan, mengagendakan pembacaan putusan.

Baca: Putu Adi & Kadek Mardiana Ditangkap, Setelah Tipu dan Ngaku sebagai Caleg Parpol di Jembrana Ini

Baca: BREAKING NEWS Jembatan di Baturiti Jebol, Dua Orang Warga Meninggal, Satu Orang Tertimbun

Sementara dalam surat tuntutan, terdakwa Yoyok dinyatakan secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melakukan tindak pidana narkotik, sebagaimana dakwaan pertama.

Disebutkan dalam dakwaan pertama, tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima. Menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotik golongan I.

Untuk itu, Yoyok dijerat Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang RI No.35 tahun 2009 tentang narkotik.

Halaman
12
Penulis: Putu Candra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved