3 Bulan Hirup Udara Bebas dari Lapas Kerobokan, Muliantara Nekat Mencuri Untuk Biaya Sekolah Anaknya

Residivis spesialis handphone yang sebelumnya tertangkap di Denpasar Timur tahun 2018 lalu dan baru keluar tiga bulan yang lalu dari Lapas Kerobokan,

3 Bulan Hirup Udara Bebas dari Lapas Kerobokan, Muliantara Nekat Mencuri Untuk Biaya Sekolah Anaknya
Dok Polsek Denpasar Barat
Kapolsek Denpasar Barat AKP Johannes Nainggolan bersama Kanit Reskrim IPTU Aji Yoga Sekar saat menunjukkan tersangka dan barang bukti hp merek Oppo, Sabtu (28/4/2019) malam. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR -- Residivis spesialis handphone yang sebelumnya tertangkap di Denpasar Timur tahun 2018 lalu dan baru keluar tiga bulan yang lalu dari Lapas Kerobokan, Badung, Bali, kembali berulah. 

Kini tersangka yang bernama I Made Muliantara (44) beralamat di Jalan Kartini, Gang IX, Wangaya Kelod, Pemecutan Kaja, Denpasar Utara, Bali, diringkus satuan Kepolisian Sektor Denpasar Barat (Polsek Denbar) pada Sabtu (28/4/2019) pukul 23.45 Wita di rumahnya.

Kapolsek Denbar, AKP Johannes Nainggolan mengatakan pada Selasa (7/5/2019) malam, tersangka ini merupakan residivis 362 yang baru tiga bulan keluar dari Lapas.

"Benar, tersangka ini residivis 362 yang baru tahun lalu ditangkap oleh Polsek Dentim (Denpasar Timur). Baru tiga bulan keluar dari LP dan sekarang tertangkap lagi," ujarnya terpisah kepada Tribun Bali

Tak kapok, Made Muliantara melakukan aksinya dengan mudah di Jalan Ahmad Yani Utara Nomor 174, disalah satu toko parfum Ronggo Lawe Putra, Denpasar.

Kejadian tersebut terjadi pada hari Sabtu (16/2/2019) pukul 19.30 Wita dan tersangka berhasil membawa satu handphone merek Oppo milik korban Luluk Nadia Wakid (28) laki-laki asal Tuban, Jawa Timur.

"Hp yang ditaruh korban di atas etalase samping toko, diambil tersangka dari lewat samping yang saat itu korban sedang melayani pembeli," tambah Johannes.

"Setelah kembali, korban melihat sudah tidak ada hpnya ditempat etalase. Dari situ korban melaporkan kejadian ke kita, Sabtu 16 Februari 2019, sekitar jam 9 malam," imbuhnya. 

Menerima laporan ini, Polsek Denbar pun langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran. 

Tim Opsnal selanjutnya bergerak ke lokasi kejadian dan melakukan penyelidikan, yang selanjutnya mencari keberadaan tersangka.

Mendapatkan informasi keberadaan tersangka, team opsal bergerak melakukan pengerebekan di rumah tersangka.

Saat digerebek tidak ada perlawanan dari tersangka, tim opsnal langsung membawa ke Mako Polsek Denbar yang selanjutnya dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Hasil pemeriksaan, kerugian mencapai Rp 5,5 juta. Tersangka mengaku mencuri, untuk bayar sekolah anaknya," tutup Kapolsek Denbar, AKP Johannes Nainggolan. (*) 

Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved