Dua Korban Jembatan Jebol di Baturiti Diaben Siang Tadi

Dua krama Subak Palian yang menjadi korban jebolnya jembatan penghubung Banjar Puseh dan Banjar Bunyuh akhirnya dilakukan proses pengabenan

Dua Korban Jembatan Jebol di Baturiti Diaben Siang Tadi
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Suasana saat ratusan keluarga dan warga setempat mengantarkan dua korban ke Setra Desa Adat Puseh di Banjar Puseh, Desa Perean, Kecamatan Baturiti, Tabanan, Rabu (8/5/2019). 

Sesekali petugas menyemprotkan air untuk membantu mempermudah evakuasi karena banyak material longsor dari tanah liat.

Korban pertama yang dievakuasi adalah Ketut Sudana alias Pan Aris yang hanya terlihat tangannya.

Korban berhasil dievakuasi dalam kondisi kritis setelah tertimbun tanah dan material jembatan.

Pan Aris akhirnya meninggal di rumah sakit.

Selanjutnya evakuasi terhadap Made Budi. Evakuasi berlangsung lebih sulit karena posisi korban yang sulit dijangkau.

Bahkan proses evakuasi Made Budi membutuhkan waktu sekitar empat jam.

Setelah hampir empat jam berjibaku, akhirnya sekitar pukul 12.33 Wita, tubuh Made Budi berhasil dievakuasi dan selanjutnya dibawa menuju rumah duka di Banjar Puseh, Desa Perean.(*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved