Mediasi Ke-3 Sengketa Genah Melasti, Warga Naik Tiga Truk Geruduk PN Singaraja

Puluhan massa mendatangi Pengadilan Negeri Singaraja untuk menyampaikan aspirasi terkait lahan yang diklaim sebagai laba desa

Mediasi Ke-3 Sengketa Genah Melasti, Warga Naik Tiga Truk Geruduk PN Singaraja
Tribun Bali/Ratu Ayu
Puluhan warga Desa Pakraman Dharmajati Tukadmungga, Kecamatan Buleleng membentangkan spanduk dan berorasi di PN Singaraja, Selasa (7/5/2019). Warga menuntut Wayan Angker mengembalikan tanah yang telah disertifikatkan. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA -  Puluhan massa mendatangi Pengadilan Negeri Singaraja, Selasa (7/5/2019) pukul 10.00 Wita.

Mereka adalah warga Desa Pakraman Dharmajati Tukadmungga, Kecamatan Buleleng. Kedatangan massa untuk menyampaikan aspirasi terkait lahan yang ada di wilayah Pantai Happy desa setempat.

Lahan seluas 13,5 are di kawasan Pantai Happy telah lama disertifikatkan oleh seorang warga asal Bangli, bernama Wayan Angker. Namun warga desa adat mengklaim tanah tersebut berstatus laba desa (tanah adat).

Proses mediasi sudah dua kali dilakukan terhitung sejak akhir 2017 lalu. Namun tak membuahkan hasil. Hingga warga desa adat kembali mencoba melakukan mediasi kali ketiga di PN Singaraja bersama Wayan Angker kemarin.

Puluhan warga berpakaian adat madia itu datang dengan menumpangi tiga truk.

Di halaman PN Singaraja, mereka membentangkan spanduk berisi pesan agar mafia tanah di Bali khususnya di Desa Pakraman Dharmajati Tukadmungga, Kecamatan Buleleng ditindak tegas.

Proses mediasi berlangsung secara tertutup dan selesai sekira pukul 12.30 Wita.

Kelian Desa Pakraman Dharmajati Tukadmungga, Ketut Wicana mengklaim, tanah tersebut sejatinya sudah dikuasai dan dimanfaatkan oleh desa adat untuk kegiatan upacara melasti sejak dulu dan turun temurun.

Memasuki tahun 2017 saat sedang nganteg linggih, warga pun dibuat terperangah saat melihat lahan tersebut telah dipasangi pagar.

Saat itu lah pihaknya baru menyadari jika tanah tersebut telah dimiliki dan disertifikatkan oleh Wayan Angker.

Halaman
123
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved