Terperangkap Modus Kepala Sekolah, Peluk Staf TU Saat Kamar Gelap, Lalu Hal Ini Terjadi

klip video yang beredar di media sosial dan direkam di pos penjagaan Yonkav 10/Serbu Mendagiri Kodam XIV/Hasanuddin di Jl Perintis Kemerdekaan Km 10,

Terperangkap Modus Kepala Sekolah, Peluk Staf TU Saat Kamar Gelap, Lalu Hal Ini Terjadi
TANGKAP LAYAR TRIBUN TIMUR
Korban DRD (kiri) dan terduga pelaku, Agustinus Mathius (kanan). Terperangkap Modus Kepsek, Peluk Staf TU Saat Kamar Gelap, Lalu Hal Ini Terjadi 

Terperangkap Modus Kepsek, Peluk Staf TU Saat Kamar Gelap, Lalu Hal Ini Terjadi

TRIBUN-BALI.COM, MAKASSAR - Sekamar di wisma, kepala sekolah coba perkosa staf tata usaha, pakai modus HP anak tak aktif.

DRD (20), honorer staf tata usaha pada Sekolah Menengah Kejuruan atau SMK Negeri 12 Luwu, melaporkan percobaan pemerkosaan oleh atasannya, Kepala SMKN 12 Luwu Agustinus Mathius ST (48) di Mapolsekta Tamalanrea, kompleks BTP, Makassar, Sulawesi Selatan, akhir pekan lalu.

DRD melaporkan atasannya setelah dipeluk dalam sebuah kamar yang terkunci di Wisma Nirmalasari, Jl Perintis Kemerdekaan Km XI momor 77, Tamalanrea, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (4/5/2019) dini hari lalu.

Dari klip video yang beredar di media sosial dan direkam di pos penjagaan Yonkav 10/Serbu Mendagiri Kodam XIV/Hasanuddin di Jl Perintis Kemerdekaan Km 10, Tamalanrea, si kepala sekolah tertunduk malu dan duduk bersimpuh saat DRD menceritakan kronologis kejadian yang terjadi sekitar pukul 01.00 Wita.

Baca: Kades Rajin Sidak ke Rumah Janda Bikin Warga Penasaran, Saat Diintip Pagi-pagi Geger Satu Desa

DRD bercerita, andai dirinya tak meronta, berteriak dan melarikan diri dengan menggunakan ojek online dan melaporkan perbuatan asusila atasannya di Pos Jaga Markas TNI Batalyon Kavaleri X, sekitar 1,2 Km dari wisma tempat mereka menginap, sejak Kamis (2/5/2019) lalu, insiden asusila dan pemerkosaan itu sudah terjadi.

Selain sudah ditangani di Mapolsekta Tamalanrea, kepala sekolah masih ditahan dengan laporan polisi nomor: 118/V/2019/Restabes Makassar/Sekta Tamalanrea tertanggal 03 Mei 2019.

Hingga Selasa (7/5/2019), kasus asusila yang melibatkan kepala sekolah ini juga tengah diproses penyidikan displin di Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel.

Informasi yang dihimpun Tribun-Timur.com, si kepala sekolah dan staf tata usaha SMK ini berangkat berdua ke Makassar, Rabu (1/5/2019) untuk menghadiri workshop di kantor Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, sekitar 2,1 km sebelah timur Wisma Nirmalasari.

SMK 12 Luwu berjarak sekitar 251 Km dari ibu kota provinsi, Makassar.

Halaman
123
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved