Comeitto Skincare Ternama Jepang Hadir di Indonesia, Apa Saja Keunggulannya?

Comeitto menggunakan beras dan bekatul sebagai komponen utama yang cocok digunakan untuk kulit sensitif

Comeitto Skincare Ternama Jepang Hadir di Indonesia, Apa Saja Keunggulannya?
Marketing Comeitto
Comeitto menggunakan beras dan bekatul sebagai komponen utama yang cocok digunakan untuk kulit sensitif. 

Comeitto dibuat tanpa menggunakan 11 bahan berbahaya untuk kulit dan lingkungan.

Bahan-bahan tersebut adalah paraben, phenoxyethanol, benzophenone, triethanolamine, sulfate-based surfactant, talc, chlorphenesin, mineral oil, benzene alcohol, dan pigmen.

Baca: Tetap Semangat Latihan Meski Jalani Puasa Ramadan, Ini Persiapan Hamdi Jelang Laga Kontra Persebaya

Baca: 5 Fitur WhatsApp Ini Jarang Diketahui dan Digunakan, Padahal Bermanfaat Bagi Pengguna

Merek skincare asal Jepang ini terbuat dari bahan-bahan berkualitas tinggi dan menggunakan teknik pengolahan yang sudah disempurnakan selama ratusan tahun.

Comeitto menggunakan metode ekstraksi secara bertahap dengan tekanan rendah dan suhu yang lebih rendah untuk mengekstrak bahan aktif dalam kandungan beras tanpa merusaknya.

Produk Comeitto memiliki tekstur yang lembap dan memberikan efek glossy layaknya nasi yang baru selesai dimasak.

Shimada Masako selaku CEO Comeitto menyampaikan, Comeitto membawa kualitas skincare Jepang terbaik yang dibutuhkan oleh wanita di seluruh dunia termasuk di negara tropis seperti di Indonesia.

“Menggunakan bahan-bahan pilihan yang diolah dengan teknologi mutakhir, produk Comeitto dapat memberikan nutrisi dan membantu regenerasi kulit sehingga kesehatan kulit tetap terjaga,” ujar Shimada Masako, Kamis (9/5/2019), melalui rilis resmi yang diterima Tribun.

Dan produk Comeitto ini sudah hadir di Indonesia, dijual mulai Rp 395 ribu.

Informasi lebih lanjut serta pembelian bisa mengunjungi laman ini.

Comeitto berdiri pada bulan November 2018.

Saat ini sangat berkembang di Tokyo dan Osaka.

Konsep produk Comeitto didasarkan pada rezim kecantikan tradisional Jepang, yang meyakini kekuatan beras, yang telah tersimpan dalam sejarah selama ribuan tahun.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved