Kota Denpasar Raih Penghargaan Terbaik Nasional Perencanaan Pembangunan Daerah 2019  

Pada awal bulan Mei 2019 ini, Denpasar meraih penghargaan di bidang Perencanaan dan Pencapaian terbaik peringkat 2 besar nasional

Kota Denpasar Raih Penghargaan Terbaik Nasional Perencanaan Pembangunan Daerah 2019   
Humas Pemkot Denpasar
Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra (no. 2 dari kanan) foto bersama dengan Presiden RI Joko Widodo saat penyerahan Penghargaan Perencanaan Pembangunan Daerah (PPD) 2019 di Hotel Shangri-La Jakarta, Kamis (9/5/2019) 

Semakin simpel dan sederhana organisasi akan semakin cepat dan fleksibel dalam pelayanan dan memutuskan kebijakan.

"Jangan teruskan pola dan tradisi lama," ujar Joko Widodo. 

Baca: Comeitto Skincare Ternama Jepang Hadir di Indonesia, Apa Saja Keunggulannya?

Baca: Olahraga Tradisional Dicanangkan Masuk Kurikulum Sekolah

Sementara Walikota Denpasar, Rai Mantra yang didampingi Plt. Kepala Bappeda  Wisnu Wijaya Kusuma dan Kabag Humas dan Protokol Dewa Gede Rai, usai menerima penghargaan mengatakan  bahwa proses perencanaan pembangunan daerah yang telah dilaksnakan sudah melalui sistem e-planning.

Sistem ini juga disebut Denpasar Plan dan sudah terintegrasi dengan sistem penganggaran Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD), serta telah menerapkan sistem Elektronik Cascading untuk memfokuskan perencanaan yang efektif dan efisisen.

Dalam inovasi program pelayanan kepada masyarakat telah dilaksanakan berbagai inovasi, seperti bidang kesehatan dengan meluncurkan program Damakesmas, Vaksinasi Kanker Serviks untuk anak sekolah, Denpasar Safe Community dengan hotline layanan 112.

Baca: Penutupan 800 Situs Penjual Kosmetik Berbahaya Tidak Efektif, Ini Kata BBPOM Denpasar

Ada pula Program PANTASTIS yakni Pelayanan Antar Jenasah Gratis, Program Denpasar Inklusi, Rumah Berdaya bagi penyandang Skizofrenia, layanan autis, bus sekolah, revitalisasi pasar rakyat hingga revitalisasi sungai.

“Fokus kami saat ini yakni melaksanakan program mengurangi sampah plastik dengan menerbitkan Perwali No. 36 tahun 2018 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik. Intinya program dan inovasi yang kami lakukan di Kota Denpasar harus mampu memberikan kemanfaatan bagi masyarakat secara luas,” kata Rai Mantra. (*)

Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved