Setelah Memusnahkan Kosmetik Berbahaya, BBPOM Denpasar Imbau Masyarakat agar Tak Tergiur Iklan

Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Denpasar I Gusti Ayu Adhi Aryapatni mengatakan saat ini banyak ditemukan bahan kosmetik berbahaya

Setelah Memusnahkan Kosmetik Berbahaya, BBPOM Denpasar Imbau Masyarakat agar Tak Tergiur Iklan
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Pemusnahan terhadap produk obat dan makanan yang tidak memenuhi ketentuan (TMK) di halaman Kantor Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Denpasar, Kamis (9/5/2019) pagi. 

Padahal tuntutannya itu sudah sesuai dengan Undang-undang Nomor 36 tahun 2019 tentang Kesehatan pasal 196 sampai 198 yang mencapai 15 tahun dan denda sebesar Rp 1 Miliar.

Baca: Sepanjang 2018 BBPOM Denpasar Tangani 13 Kasus Peredaran Obat & Kosmetik Terlarang

Dijelaskan, meski adanya penindakan seperti ini tak lantas mengurangi niat para oknum untuk menjual kosmetik berbahaya.

Aryapatni menilai, oknum penjual kosmetik terlarang ini masih banyak karena masih ada demand atau permintaan dari masyarakat.

"Jadi kalau demand-nya itu enggak ada (atau) masyarakat engga mau beli pasti mereka enggak akan mengadakan. Jadi ada supply ada demand," jelasnya.

Oleh karena itu, pihaknya tak hanya melakukan pembinaan dan pengawasan ke pelaku usaha, melainkan juga ke masyarakat.

Berbagai program strategis juga dilakukan oleh BBPOM Denpasar dalam menggerakkan masyarakat dengan melakukan edukasi pemberdayaan dan pengawasan.

"Jadi di itu terus-menerus pengawasan dan edukasi pemberdayaan masyarakat," kata dia.

Pihaknya juga mengajak asosiasi-asosiasi seperti dengan melibatkan pramuka dan juga ada gerakan keamanan pangan desa.

"Jadi banyak strategi sudah kita lakukan, namun yang terpenting adalah masyarakatnya ini dibuat cerdas sehingga ikut melakukan pengawasan, paling tidak dirinya sendiri bisa terlindungi," kata Aryapatni. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved