Warga Ceritakan Dramatisnya Evakuasi 3 Balita saat Api Mengamuk di Toko Dupa di Sesetan

Masyarakat warga sekitar juga terlihat ramai. Juga membantu petugas pemadaman yang sedang memadamkan api.

Warga Ceritakan Dramatisnya Evakuasi 3 Balita saat Api Mengamuk di Toko Dupa di Sesetan
TRIBUN BALI/BUSRAH ARDANS
Warga menyaksikan puing bangunan toko dupa yang terbakar pukul 10.00 WITA, Sabtu (11/6/2019) di Sesetan, Kota Denpasar. 

Warga Ceritakan Dramatisnya Evakuasi 3 Balita saat Api Mengamuk di Toko Dupa di Sesetan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Amuk si jago merah terjadi di sebuah toko dupa dan alat persembahyangan sekitar pukul 10.00 WITA di Jalan Raya Sesetan Denpasar Selatan, Sabtu, (11/5/2019).

Toko Amui yang cukup besar itu kini hangus tak tersisa. Puing-puing sisa bangunan dan jualan-jualan tampak berserakan di mana-mana.

Masyarakat warga sekitar juga terlihat ramai. Juga membantu petugas pemadaman yang sedang memadamkan api.

Tidak hanya dupa dan alat-alat persembahyangan yang ludes. Dua unit motor milik penghuni toko pun terbakar.

Dalam peristiwa ini, diperkirakan kerugian mencapai Rp 200 juta.

Baca: VIDEO SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming Garuda Select vs Chelsea Jadi Laga Penutup di Inggris

Baca: Jadwal Buka Puasa Hari ke-6 Bulan Ramadhan untuk Wilayah Denpasar dan Sekitaranya

Warga yang tak jauh dari lokasi kejadian, Agung Adnyawati mendengar suara-suara letupan.

Saat mencoba mencari tahu apa yang terjadi, ternyata bangunan toko di sebelah utara warungnya, terbakar.

"Tadi lagi jualan ini terus dengar suara letupan gitu, terus ada yang bilang kebakaran jadi coba lihat keluar. Untungnya anginnya ke barat, kalau ke selatan, kena ini semua, itu warung."

"Di situ kan jualannya dupa, kertas-kertas itukan jadi cepat apinya. Kalau gak salah tadi sekitar jam 10, ya sekitar 10.30 itulah mulainya. Jam segitu, sudah kedengaran bunyi plak-plak terus letupan-letupan, kirain apa, ternyata ada yang terbakar. Jam setengah sebelas itu baru orang tahu, ramai dah di jalan sini," kata dia kepada Tribun-Bali.com.

"Yang di dalam toko tadi sudah saya antar ke rumah saudaranya di belakang. Ada anaknya lagi tadi, tiga orang, satunya masih bayi lagi, kasihan."

"Ada beberapa orang di dalam toko waktu kejadian. Kalau gak salah ada mertua juga, sama tiga anaknya yang masih kecil itu. Untung cepat keluar, juga ada barang-barang yang dikeluarkan," pungkasnya. (*)

Penulis: Busrah Ardans
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved