Pemilu 2019

Kronologi Meninggalnya Ketua Panwascam Rendang, Tak Sempat Dapat Donor dan Selalu Mengigau

Saat ini, lanjutnya jenazah almarhum sudah disemayamkan di rumah duka yang berada di Desa Pempatan Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem.

Kronologi Meninggalnya Ketua Panwascam Rendang, Tak Sempat Dapat Donor dan Selalu Mengigau
(Tribunnews.com/ Umar Agus Wijayanto)
Ilustrasi Pemilu: 

Kronologi Meninggalnya Ketua Panwascam Rendang, Tak Sempat Dapat Donor dan Selalu Mengigau

DENPASAR, TRIBUN BALI - Ketua Panwascam Rendang, I Gede Artana dikabarkan meninggal dunia setelah sepekan tak sadarkan diri.

Ketua Panwascam Rendang ini meregang nyawa usai sempat menjalani perawatan di rumah sakit Sanjiwani, Gianyar selama satu pekan akibat sakit gagal ginjal yang dideritanya.

"Iya Ketua Panwascam Rendang, yang kemarin sakit itu," kata Komisioner Bawaslu Bali, Wayan Widyardana Putra, Minggu (12/5/2019) malam.

"Kita turut berdukacita lah, apalagi atas apa yang telah mereka lakukan selama ini," papar dia.

Berikut kronologi meninggalnya Ketua Panwascam Rendang.

1. Tak Sadarkan Diri

Widi menceritakan bahwa saat tidak sadar tersebut, almarhum sempat menggigau terkait dengan pekerjaannya.

Hal ini yang katanya menjadi ingatan yang tidak dapat dilupakan oleh Komisioner Bawaslu Bali dua periode ini.

Saat ini, lanjutnya jenazah almarhum sudah disemayamkan di rumah duka yang berada di Desa Pempatan Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem.

Halaman
12
Penulis: Ragil Armando
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved