UPDATE Kasus Tewasnya Bayi 3 Bulan, Pihak TPA Tulis Pesan Ini di Pagar Rumah

Tutupnya sementara diamini seorang orangtua yang menitipkan anaknya di cabang pertama Jalan Nusa Kambangan, Denpasar.

UPDATE Kasus Tewasnya Bayi 3 Bulan, Pihak TPA Tulis Pesan Ini di Pagar Rumah
Tribun Bali/Rino Gale
Situasi di depan Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah, Sabtu (11/5/2019). Jenzah Elora, bayi tiga bulan yang meninggal di TPA PHC saat ini diautopsi di RSUP Sanglah. 

UDPATE Kasus Tewasnya Bayi 3 Bulan, Pihak TPA Tulis Pesan Ini di Pagar Rumah

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tempat penampungan anak (TPA) di Jalan Drupadi, Denpasar tempat bayi tiga bulan meninggal dunia untuk sementara ditutup.

Secarik kertas pengumuman di pagar yang bertuliskan "Mohon Maaf, TPA libur mulai Senin 13 Mei 2019 sampai pemberitahuan berikutnya. Untuk info lanjutnya hubungi TPA. Terimakasih".

Namun saat dihubungi melalui seluler, pihak TPA tidak dapat dihubungi dengan tidak mengangkat telepon dari Tribun-Bali.com.

Tutupnya sementara diamini seorang orangtua yang menitipkan anaknya di cabang pertama Jalan Nusa Kambangan, Denpasar.

Tempat penampungan anak (TPA) di Jalan Drupadi, Denpasar ditutup sementara. Saat menuju ke TPA tersebut, Tribun Bali melihat selembar kertas pengumuman di pagar yang bertuliskan
Tempat penampungan anak (TPA) di Jalan Drupadi, Denpasar ditutup sementara. Saat menuju ke TPA tersebut, Tribun Bali melihat selembar kertas pengumuman di pagar yang bertuliskan "Mohon Maaf, TPA libur mulai Senin 13 Mei 2019 sampai pemberitahuan berikutnya. Untuk info lanjutnya hubungi TPA. Terimakasih". (TRIBUN BALI/RINO GALE)

Orangtua yang tidak disebutkan namanya mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi melalui WhatsApp (WA) dari pihak TPA tersebut yakni berisikan "Memohon maaf, karena untukk kepentingan penyidikan, TPA ditutup untuk sementara per 13 Mei 2019. Jika ada kelebihan pembayaran SPP, mohon kami diberi waktu untuk menyelesaikannya. Terimakasih".

"Saya memang menitipkan anak saya di TPA cabang pertama di Jalan Nusa Kambangan, Denpasar," jelasnya

Sementara itu secara terpisah, Kasat Reskrim Polresta Denpasar, Kompol I Wayan Arta Ariawan membenarkan bahwa TPA tersebut ditutup sementara karena masih proses penyelidikan.

Namun saat ditanyai terkait apakah sudah adanya penetapaan tersangka? pihaknya enggan menjelaskan lebih lanjut terkait itu.

"Iya memang betul TPA ditutup sementara. Untuk selanjutnya besok kami rilis," ujarnya. (*)

Penulis: Rino Gale
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved