Usung Tema Panti Asuhan Fair, Bram Nurochim Ingin Ubah Stigma Masyarakat terhadap Panti Asuhan

Selaku ketua umum yayasan sahabat apan Denpasar, Bram Nurochim berharap panti tak selalu menjadi tangan di bawah.

Usung Tema Panti Asuhan Fair, Bram Nurochim Ingin Ubah Stigma Masyarakat terhadap Panti Asuhan
Tribun Bali/M.Firdian Sani
Stan yang terdapat dalam Bakti Ramadhan APAN ke-19, dengan tema Panti Asuhan Fair di Bali Creative Industry Center, pada Minggu (12/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, M.Firdian Sani

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Panti-panti asuhan di Bali berkumpul membuka stan wirausaha.

Pada stan-stan tersebut terdapat beranekaragam produk yang dijual.

Dalam acara Bakti Ramadhan Apan ke -19, 28 panti asuhan mendapat kesempatan untuk memamerkan produk mereka.

Tema kali ini bertajuk Panti Asuhan Fair yang sangat berbeda dengan tema-tema sebelumnya.

Baca: Tangis Bonek Cilik Asal Mataram Pecah saat Bertemu Irfan Jaya, Bercita-cita Jadi Pemain Persebaya

Tema Panti Asuhan Fair ini menjadi yang pertama semenjak acara Bakti Ramadhan Apan ini digelar.

Nantinya diharapkan produk-produk dari panti dapat dibeli dan dilirik oleh pengunjung.

Acaranya bersifat umum, diharapkan para pengunjung ikut antusias semarakkan acara ini.

Baca: Diikuti 400 Anak Panti Asuhan, Yayasan Sahabat APAN Denpasar Gelar Bakti Ramadan APAN Ke-19

Baca: Ahli Geologi Ini Teliti Air Berusia 2 Miliar Tahun, Temuannya Sungguh Menakjubkan

Selaku ketua umum yayasan sahabat apan Denpasar, Bram Nurochim berharap panti tak selalu menjadi tangan di bawah.

"Panti itu jangan selalu tangan di bawah kita harus ubah stigma itu," ujarnya. 

Tentunya harapan ini menjadi motivasi tersendiri pagi para pengurus dan anak-anak panti untuk tidak melulu menerima tapi juga bisa memberi. (*)

Penulis: M. Firdian Sani
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved