Pemilu 2019

Begini Tanggapan Wapres Jusuf Kalla Mengenai Tuduhan Petugas KPPS Diracun

Wakil Presiden atau Wapres Jusuf Kalla menilai berlebihan, hoaks adanya petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara atau KPPS Pemilu 2019

Begini Tanggapan Wapres Jusuf Kalla Mengenai Tuduhan Petugas KPPS Diracun
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla memberikan sambutan di panggung terbuka Arda Candra Taman Budaya Denpasar, Sabtu (6/4/2019), dalam acara Dharma Santi Nyepi Tahun Caka 1941. 

Begini Tanggapan Wapres Jusuf Kalla Mengenai Tuduhan Petugas KPPS Diracun

TRIBUN-BALI.COM,JAKARTA - Wakil Presiden atau Wapres Jusuf Kalla menilai berlebihan, hoaks adanya petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara atau KPPS Pemilu 2019 meninggal karena diracun.

Ia juga menanggapi permintaan visum petugas KPPS yang meninggal dunia. Kalla mengatakan, visum harus seizin keluarga.

"Itu terserah keluarganya, visumkan harus izin keluarga dan mungkin tuduhan (hoaks) bahwa itu diracun itu berlebihan saya kira," ujar Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Senin (13/5/2019).

Data terakhir dari KPU, sebanyak 469 petugas KPPS meninggal. Sementara petugas pengawas pemilu yang meninggal mencapai 92 orang.

Kalla menilai, meninggalnya para petugas pemilu disebabkan oleh rumitnya sistem pemilu Indonesia.

Baca: Tergiur Bayaran Tinggi, Sejumlah Mahasiswi Cantik Ini Menjual Sel Telur Mereka

Baca: Ramalan Zodiak Senin 13 Mei 2019: Gemini Emosional, Tak Bisa Bedakan Logika Dan Kata Hati

Sistem pemilu Indonesia yang rumit menyebabkan para petugas bekerja di atas batas maksimal.

Ia tak menyangka bila jumlah petugas yang meninggal dunia bisa mencapai angka ratusan orang.

Menurut Kalla, yang terpenting dilakukan pemerintah dan DPR ke depannya ialah merevisi sistem pemilu menjadi lebih sederhana.

"Memang sejak awal kalau diingat saya selalu mengatakan ini paling rumit di dunia. Tetapi saya tidak menyangka korbannya akan begitu besar. Bahwa memang rumit itu kita sudah mengetahuinya sejak awal bahwa itu rumit," ujar Kalla.

Halaman
12
Editor: DionDBPutra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved