Tergiur Bayaran Tinggi, Sejumlah Mahasiswi Cantik Ini Menjual Sel Telur Mereka

Sementara rumah sakit diduga membantu menyuntikkan hormon kepada donor itu selama 10 hari untuk menstimulas

Tergiur Bayaran Tinggi,  Sejumlah Mahasiswi Cantik Ini Menjual Sel Telur Mereka
kompas.com/intisari
ilustrasi 

Tergiur Bayaran Tinggi,  Sejumlah Mahasiswi Cantik Ini Menjual Sel Telur Mereka

TRIBUN-BALI.COM — China tengah dihebohkan dengan fenomena mahasiswi universitas ternama yang menjual sel telur mereka seharga 100.000 yuan atau sekitar Rp 200 juta.

Melansir dari China South Morning Post, Senin (13/5/2019), hukum di China melarang perdagangan sel telur manusia.

Permintaan terbesar dari sel telur manusia itu berasal dari pasangan yang tidak bisa memiliki anak.

Beberapa pasangan ingin punya anak kedua, tetapi istri biasanya terlalu tua untuk memiliki anak secara alami.

Baca: Bahaya Virus Cacar Monyet di Singapura Yang Bisa Menular Ke Manusia, Begini Gejalanya

Baca: Ramalan Zodiak Senin 13 Mei 2019: Gemini Emosional, Tak Bisa Bedakan Logika Dan Kata Hati

Kriteria yang diminta pasar adalah sel telur mahasiswi dengan peforma nilai yang baik, tinggi badan, dan wajah.

Dalam satu kasus, harganya minimum 10.000 yuan atau sekitar Rp 20 juta.

Banyak dari perempuan muda itu menerima kesepakatan penjualan dengan nilai tersebut agar bisa membeli ponsel baru.

Investigasi menemukan, transaksi dilakukan melalui seorang agen.

Baca: TPA Princess di Denpasar Beroperasi Tanpa Izin, Soal Kematian Bayi Elora Ini Komentar Pemerhati Anak

Baca: Pengancam Jokowi Tidak Berkutik Saat Dibekuk Polisi di  Parung Bogor, Begini Pengakuan Hermawan

Sebelumnya, pasangan suami istri dan mahasiswi telah bertemu langsung. Kedai kopi menjadi tempat favorit pertemuan mereka.

Halaman
12
Editor: DionDBPutra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved