WBP Lapas Perempuan Hasilkan Banyak Kerajinan, Bintang Puspayoga Harap Pemda Manfaatkan Potensi Ini

Istri Menteri Koperasi dan UKM, Bintang Puspayoga kunjungi Lapas Perempuan Klas IIA Denpasar, Kerobokan, Badung, Bali, Senin (13/5/2019).

WBP Lapas Perempuan Hasilkan Banyak Kerajinan, Bintang Puspayoga Harap Pemda Manfaatkan Potensi Ini
Tribun Bali/Noviana Windri Rahmawati
Bintang Puspayoga berkunjung ke Lapas Perempuan Klas IIA Denpasar, Kerobokan, Badung, Bali, Senin (13/5/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Istri Menteri Koperasi dan UKM, Bintang Puspayoga kunjungi Lapas Perempuan Klas IIA Denpasar, Kerobokan, Badung, Bali, Senin (13/5/2019).

Dalam kunjungan tersebut, Bintang Puspayoga memberikan apresiasinya kepada Kalapas dan jajarannya serta kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP).

"Saya memberikan apresiasi luar biasa kepada Ibu Kalapas. Karena keberhasilan yang mereka bisa tularkan kepada waega binaan yang di lapas. Ini kan salah satunya semangat kalapas dan jajaran memberikan pembinaan kepada WBP," ucapnya.

12 narapidana cantik memamerkan kerajinan rajut hasil karya tangan para WBP selama tinggal di balik jeruji besi di hadapan Bintang Puspayoga dan jajarannya.

Mulai dari gantungan pot bunga, syal, boneka, tirai, taplak meja dan masih banyak lagi.

"Saya kaget juga pertama kali ke sini, Kalapas menggandeng stakeholder yang ada untuk memberikan pembinaan kepada WBP. Saya tanyakan tidak ada waktu istirahat untuk mereka. Dengan diisi dengan kegiatan yang positif,"

"Namun, kendala yang disampaikan mereka mampu produksi namun pasarnya saat ini vertikal struktural hanya di kalangan Kakanwil Kemenkumham saja," tambahnya.

Baca: Ditangkap Karena Ancaman Penggal Kepala Jokowi, Pemuda Ini Terancam Gagal Jadi Pengantin

Baca: Begini Pesan Eggi Sudjana Setelah Ditahan Penyidik Polda Metro Terkait Kasus Makar

Bintang Puspayoga berharap pihak stakeholder dan pemerintahan terutama pemda bisa memanfaatkan potensi para WBP.

"Harapan kami, dari stakeholder yang ada, pemerintah terutama pemda memanfaatkan potensi yang ada. Mereka digandeng dan produknya ikut dipamerkan di event-event setempat. Karena ketika mereka mampu berkarya dan tidak ada pasar, mereka tidak akan ada motivasi untuk terus berkarya," ujarnya lagi.

Halaman
12
Penulis: Noviana Windri
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved