Jadi Korban Jambret di Kuta, Pasutri Asal Singapura Juga Kehilangan Motor yang Disewanya di Bali

Saat kembali ke villa tempat menginap di kawasan Kuta menggunakan sepeda motor sewaan sekira pukul 02.00 dini hari pada 3 Mei 2019 kemarin.

Jadi Korban Jambret di Kuta, Pasutri Asal Singapura Juga Kehilangan Motor yang Disewanya di Bali
Tribun Bali/Dwi S
Ilustrasi jambret. Dua warga Singapura menjadi korban jambet di kawasan Kuta, Bali sekitar pukul 03.00 WITA pada Jumat 3 Mei lalu 

Pihak vila yang menyewakan motor tersebut saat dikonfirmasi tribun-bali.com mengatakan, terjadi salah paham dalam jumlah ganti rugi yang diminta pihak vila.

Permintaan ganti rugi nilainya Rp 21 juta. 

Jika motor tersebut ditemukan maka pihaknya akan mengembalikan uang Rp 12 juta yang dianggap sebagai jaminan dari turis itu.

Dikonfirmasi terpisah, Kanit Reskrim Polsek Kuta, Iptu I Putu Ika Prabawa mengatakan pihaknya belum mendapatkan laporan adanya peristiwa penjambretan tersebut.

Sementara Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Ruddi Setiawan menyampaikan mengenai kasus tersebut sejauh ini masih penyelidikan. (*)

* Artikel ini telah mengalami perubahan pada Judul dan Isi untuk memberikan informasi yang lebih akurat. Sebelumnya disebutkan korban ada WN Jepang, seharusnya WN Singapura. Serta ada ralat dari pihak vila yang menyewakan motor terkait jumlah ganti rugi yang diminta. Dengan ini, tribun-bali.com telah memperbaiki kesalahan. Kami mohon maaf atas kekeliruan tersebut dan ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Terima kasih.

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Rizki Laelani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved