Pemilik & Pengasuh TPA Princess Jadi Tersangka, Tina Sempat Panik Saat Bayi Elora Lemas

Penyidik Polresta Denpasar telah menetapkan dua tersangka kasus meninggalnya Elora, balita berusia tiga bulan di Tempat Penitipan Anak (TPA) Princess

Pemilik & Pengasuh TPA Princess Jadi Tersangka, Tina Sempat Panik Saat Bayi Elora Lemas
Tribun Bali/Firizqi Irwan
Polresta Denpasar merilis kasus kematian bayi berusia tiga bulan di TPA Princess House Childcare, Senin (13/5/2019). Polisi sudah tetapkan dua tersangka.   

Pada pukul 15.30 Wita korban  terbangun dan menangis.

Mendengar tangisan korban, Tina menghampiri lalu membungkus Elora dengan selendang.

Setelah itu Tina berikan susu namun bayi tersebut hanya meminum sedikit.

Baca: Fakta-fakta TPA Princess House Children Denpasar Terungkap Setelah Kematian Bayi Elora

Elora yang sudah mulai tenang, kemudian ditengkurapkan oleh tersangka Tina di atas kasur. Tina lalu meninggalkannya dalam posisi tengkurap.

Melihat korban di atas kasur dalam posisi tengkurap, pegawai TPA lainnya, Nonik membalikkan badan korban menjadi posisi telentang sekitar pukul 16.30 Wita.

Pada pukul 17.00 Wita, tersangka Tina kembali ke kamar kemudian menggendong korban.

Namun, ia kaget melihat  korban dalam keadaan lemas.

Panik, Tina pun memanggil teman-temannya yang lain.

Setelah semua berkumpul, tersangka Tina bersama saksi lain bernama Candra berinisiatif membawa bayi Elora ke Rumah Sakit Bros, Denpasar.

Saat tiba di sana pihak rumah sakit menyatakan korban sudah meninggal dunia.

Halaman
1234
Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved