Alasan Pemutilasi Wanita Asal Maluku, Polisi: Pelaku Diminta Korban Tubuhnya Dipotong-potong

Terduga pelaku ditangkap di Jalan RE Martadinata sekitar pukul 16.00 WIB di dekat tempat persemayaman jenazah Panca Budi.

Alasan Pemutilasi Wanita Asal Maluku, Polisi: Pelaku Diminta Korban Tubuhnya Dipotong-potong
tribun jatim/aminatus sofya
Polisi menemukan pakaian yang diduga dipakai korban mutilasi di Pasar Besar sebelum dibunuh. 

Polisi saat ini masih melakukan pemeriksaan kepada terduga pelaku mutilasi.

Namun berdasarkan keterangan yang diberikan kepada penyidik, terduga pelaku memutilasi karena pesan dari korban.

"Jadi korban ini ketemu dengan terduga pelaku dalam keadaan sakit. Sebelum meninggal, korban berpesan supaya tubuhnya dipotong," ujarnya.

Asfuri mengatakan polisi juga berhasil mendapatkan alat yang diduga untuk mengeksekusi tubuh wanita korban mutilasi. Alat tersebut berupa gunting taman.

"Kalau alat untuk menato telapak kaki itu semacam alat untuk sol sepatu kemudian tintanya menggunakan bolpoin," ucap Asfuri.

Sebagai informasi, potongan tubuh korban mutilasi pertama kali ditemukan pedagang di Pasar Besar pada Selasa (14/5/2019) setelah mencium bau busuk menyengat.

Korban mutilasi itu diketahui berjenis kelamin perempuan dan diperkirakan berusia 34 tahun.

Eks Gedung Matahari Department Store di Pasar Besar telah lama tidak dipakai sejak Pasar Besar kebarakan pada 2017 lalu. (*)

 

Artikel ini ditulis Aminatus Sofya telah tayang di suryamalang.com

Editor: Rizki Laelani
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved