Kepergok Ni Wayan Suartiningsih, Tiga Kuli Bangunan Ini Akui 3 Kali Lakukan Pencurian

Satuan Reserse Kriminal Polresta Denpasar kembali berhasil mengungkap tindak pidana kasus pencurian dengan pemberatan dengan tiga orang tersangka.

Kepergok Ni Wayan Suartiningsih, Tiga Kuli Bangunan Ini Akui 3 Kali Lakukan Pencurian
dok Reskrim Polresta Denpasar
Tiga pelaku pencurian di Perum Dosen Kopertis Banjar Ambengan Peguyangan dirumah korban Ni Wayan Suartiningsih. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Satuan Reserse Kriminal Polresta Denpasar kembali berhasil mengungkap tindak pidana kasus pencurian dengan pemberatan dengan tiga orang tersangka.

Ketiga tersangka itu yakni Samsul Arifin (29), Suhriyanto (19) dan Zainullah (28) di mana ketiganya berasal dari Jember, Jawa Timur.

 
“Pelaku yang tak lain adalah buruh proyek bangunan di daerah Perum Dosen Kopertis Br. Ambengan Peguyangan melihat didekat lokasi proyek rumah kosong ditinggal penghuninya. Ketiga pelaku sudah mempunyai niat untuk melakukan pencurian di rumah korban Ni Wayan Suartiningsih,” jelas Kasatreskrim Polresta Denpasar, Kompol I Wayan Arta Ariawan atas seizin Kapolresta Denpasar, Selasa (14/5/2019).

 
Kompol Wayan Arta menambahkan pada hari Selasa 7 Mei 2019 sekira pukul 20.00 Wita ketiga pelaku masuk ke rumah korban dengan cara memanjat tembok pagar rumah.

Baca: Dewa Rai 2 Kali Pukuli Kadek Diana, Begini Kronologi Pemukulan Anggota DPRD Bali Sesama Fraksi PDIP

 
Dan masuk ke dalam rumah korban melalui pintu yang tidak terkunci saat pelaku masuk dipergoki oleh korban selanjutnya ketiga pelaku kabur meninggalkan rumah korban, selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Denpasar.

 
Karena dua hari sebelumnya atau tepatnya tanggal 5 Mei dan 6 Mei 2019 sejumlah barang-barang berharga di rumah korban hilang.

Ketiga kalinya pada 7 Mei 2019 itulah korban memergoki terduga pelaku, Dan akhirnya memilih untuk melaporkan pencurian ini dengan kerugian mencapai Rp 8 juta.

Setelah adanya laporan tersebut, Tim Resmob Polresta Denpasar mendatangi TKP dan melakukan olah TKP sekaligus mencari informasi saksi- saksi di seputaran TKP.

 
Tim Resmob Polresta Denpasar melakukan interograsi beberapa buruh dan mencurigai 3 orang buruh dan akhirnya ketiga orang tersebut mengakui bersama–sama telah melakukan pencurian di rumah korban sebanyak 3 kali.

Di mana aksi pertamanya dilakukan pada hari Minggu 5 Mei 2019, sekira pukul 22.00 Wita. Pelaku bersama-sama masuk melompat pagar tembok dan masuk kedalam rumah melalui jendela kamar.

 
Saat itu mengambil sebuah tab merk Samsung warna putih dan sebuah HP merk Samsung warna putih.

Selanjutnya pada hari Senin 6 Mei 2019, sekira pukul 21.00 Wita kembali bersama-sama masuk melompat pagar tembok masuk ke dalam rumah melalui pintu rumah korban yang tidak dikunci.

 
Pada aksinya kedua ini pelaku mengambil dua buah perhiasan gelang emas dan dua buah perhiasan cincin emas yang ada di dalam laci lemari korban.

 
Barang bukti yang berhasil diamankan dari pelaku yakni satu buah tab Samsung warna putih, satu buah HP Samsung warna putih, dua buah gelang emas dan satu buah kalung emas.

 
Pasal yang disangkakan terhadap ketiga pelaku yakni Pasal 363 KUHP, dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved