Komentari Tim Asistensi Hukum Nasional Bentukan Menko Polhukam, Amien Rais: Wiranto, Hati-hati Anda!

Bagi Amien Rais, Wiranto disebutnya telah melakukan penyalahgunaan kewenangannya atau abuse of power sebagai Menko Polhukam.

Komentari Tim Asistensi Hukum Nasional Bentukan Menko Polhukam, Amien Rais: Wiranto, Hati-hati Anda!
Amien Rais 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA -- Amien Rais akhirnya memberikan tanggapannya terkait Tim Asisitensi Hukum Nasional yang dibentuk Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto

Bagi Amien Rais, Wiranto disebutnya telah melakukan penyalahgunaan kewenangannya atau abuse of power sebagai Menko Polhukam. 

Dilansir Tribun Bali dari Kompas.com, Tim Asistensi Hukum Nasional yang dibentuk Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mulai mengkaji aktivitas dan ucapan sejumlah tokoh setelah Pemilu 2019.

Salah satu tokoh yang dikaji yakni anggota Dewan Pembina Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Amien Rais.

Baca: Pemicu Keributan Berujung Aksi Pemukulan Anggota DPRD Bali Diduga Saling Balas Komentar di Grup WA

Terkait hal itu, Amien mengatakan, Wiranto telah melakukan penyalahgunaan kewenangannya atau abuse of power sebagai Menko Polhukam.

"Jadi Pak Wiranto perlu dibawa ke Mahkamah Internasional, karena dia melakukan abuse of power," ujar Amien saat ditemui seusai menghadiri acara 'Mengungkap Fakta-Fakta Kecurangan Pilpres 2019' di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (14/5/2019).

Menurut Amien, Wiranto telah menggunakan kekuasaan untuk membidik lawan-lawan politiknya.

Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) itu berpendapat, seharusnya seseorang tidak dapat ditangkap karena melontarkan kritik.

"Dengan kuasanya, dia (Wiranto) akan membidik lawan-lawan politiknya. Di muka bumi ini orang ngomong ditangkap itu enggak ada. Wiranto, hati-hati anda," kata Amien.

Sebelumnya, salah satu anggota Tim Asistensi Hukum Nasional, Romli Atmasasmita, mengatakan, ada 13 tokoh yang aktivitas dan ucapannya sudah dikaji oleh tim.

Halaman
12
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved