Pemprov Kembali Buka Lowongan Penyuluh Bahasa Bali, Ini Persyaratan yang Harus Dipenuhi Pendaftar!

Pemprov Bali kembali melaksanakan perekrutan tenaga kontrak penyuluh Bahasa Bali

Pemprov Kembali Buka Lowongan Penyuluh Bahasa Bali, Ini Persyaratan yang Harus Dipenuhi Pendaftar!
Tribun Bali/I Wayan Erwin Widyaswara
Peserta Festival Bahasa Bali mengerjakan tulisan di sisi timur Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar, Kamis (23/2/2016). 

Jagra menambahkan, untuk seleksi perekrutannya akan dilaksanakan dengan beberapa tahapan, yaitu seleksi administrasi 28 s/d 31 Mei 2019, seleksi tes tulis kemampuan bidang keahlian 12 Juni 2019, tes wawancara 17 s/d 20 Juni 2019 dan pengumuman akhir 21 Juni 2019.

Ia berharap pada awal Juli 2019 para penyuluh sudah bisa mulai bekerja di desa sesuai penempatan masing-masing.

Lebih lanjut dikatakannya untuk penempatan desa yang masih kosong, terbanyak berada di Kabupaten Tabanan dan Buleleng.

Terkait keberadaan penyuluh yang ingin mengajukan perpindahan, Jagra menyampaikan hal itu dimungkinkan setelah formasi yang kosong terisi, kemudian dipetakan sesuai kondisi yang bersangkutan.

“Pertimbangannya adalah terkait kemanusiaan, seperti penyuluh yang sedang hamil dan memiliki bayi,” kata dia.

Dirinya memastikan untuk penyuluh-penyuluh yang telah direkrut sebelumnya tidak ada yang diputus kontrak, dan semua kontraknya telah diperpanjang karena semua pegawai dianggap bekerja sudah all out.

Kebutuhan penyuluh Bahasa Bali per kabupaten/kota adalah Karangasem 1, Bangli 3, Klungkung 2, Gianyar 1, Denpasar 4, Badung 5, Tabanan 22, Buleleng 17, Jembrana 13.(*)

Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved