Pihak Lion Air Beri Klarifikasi Terkait Viralnya Kabar Jenazah Anak Kecil Ditinggal Terbang

Dari informasi yang diterima oleh petugas Lion Air, bahwa tidak ada pemberitahuan dari pihak ketiga sebagai pengurus mengenai perbedaan reservasi HUM

Pihak Lion Air Beri Klarifikasi Terkait Viralnya Kabar Jenazah Anak Kecil Ditinggal Terbang
(KOMPAS.com/HERU DAHNUR)
Foto Ilustrasi: Salah satu pesawat Lion Air di Bandara Hang Nadim, Batam. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUN-BALI.COM, TANGERANG - Pihak Lion Air menyampaikan klarifikasi terkait viralnya kabar ditinggalnya jenazah anak kecil di Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa (14/5/2019).

Padahal, pihak keluarga sudah menggelontorkan uang sebesar sekira Rp 10 juta untuk mengantarkan jenazah anak kecil tersebut ke Batam dari Tangerang.

 
Lion Air pun mengklaim sudah menjalankan SOP secara benar terkait pengangkutan tiga penumpang sabagai pendamping dan satu jenazah sesuai penerimaan kargo HUM (Human Remains) menuju Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau (BTH).

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro menjelaskan, pihaknya tidak meninggalkan kargo HUM.

Namun, kargo tersebut datang berbeda waktu dengan pesawat pendamping.

Menurutnya, dari data reservasi, untuk pendamping terbang dengan Lion Air nomor JT-378 yang berangkat pukul 13.17 WIB dan mendarat pada 14.33 WIB.

"Sedangkan penerbangan HUM tujuan Batam telah dipersiapkan sesuai nomor surat muatan udara (SMU) 20197170 dengan booking code menggunakan Batik Air penerbangan ID-6862 pukul 16.54 WIB yang dijadwalkan tiba pada 18.10 WIB," kata Danang dalam keterangannya, Rabu (15/5/2019).

Dari informasi yang diterima oleh petugas Lion Air, bahwa tidak ada pemberitahuan dari pihak ketiga sebagai pengurus mengenai perbedaan reservasi HUM dengan pendamping.

Menurut Danang, petugas Lion Air mengetahui terdapat perbedaan reservasi nomor penerbangan.

"Namun, HUM tidak dapat dipindahkan ke kargo pesawat Lion Air dikarenakan JT-378 sudah final dan siap diberangkatkan," ucap Danang.

Sebagai informasi, sebelum HUM masuk ke acceptance desk, petugas di bandar udara keberangkatan yakni Soekarno-Hatta telah memastikan mengenai aktual sesuai reservasi.

Kata Danang, prosedur di atas ini bertujuan menentukan ruang kargo (space), jadwal keberangkatan, nomor penerbangan serta kemasan harus sesuai syarat pengangkutan jenazah melalui angkutan udara.

"Lion Air sudah memberikan keterangan kepada pihak pendamping (keluarga) atas perbedaan waktu kedatangan di Batam," tutur dia. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Viral Jenazah Anak Kecil Ditinggal Terbang di Bandara Soekarno-Hatta, ini Penjelasan Lion Air,.
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya

Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved