Ini yang Dirasakan RF, ART yang Disiram Air Panas, Gaji Dipotong, Terus Berkurang Saat Melanggar

Mereka yang ditetapkan sebagai tersangka adalah majikan korban, Desak Made Wiratiningsih dan satpam di rumah tempat korban bekerja, Kadek Erik Diantar

Ini yang Dirasakan RF, ART yang Disiram Air Panas, Gaji Dipotong, Terus Berkurang Saat Melanggar
Dok/ist/Kolase Tribun Bali
Diperiksa - Korban penyiraman air panas saat menjalani pemeriksaan di sebuah rumah sakit di Kabupaten Gianyar, Selasa (14/5/2019). 

Hal Ini Dirasakan RF ART yang Disiram Air Panas, Gaji Dipotong, Akan Berkurang Saat Melanggar

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Seusai mengamankan tiga terduga penganiayaan terhadap asisten rumah tangga (ART) berinisial EF, Rabu (15/5/2019) malam, Polda Bali menetapkan dua orang sebagai tersangka.

Mereka yang ditetapkan sebagai tersangka adalah majikan korban, Desak Made Wiratiningsih dan satpam di rumah tempat korban bekerja, Kadek Erik Diantara.

Kombes Pol Andi Fairan saat ditemui di Mako Polda Bali, Kamis (16/5/2019), mengatakan, korban yang sudah bekerja selama tujuh bulan tidak mendapatkan gaji, dan hanya diberi makan.

"Dalam perjanjiannya, selama satu bulan itu sebenarnya mereka dijanjikan Rp 1 juta. Tapi, selama tujuh bulan ini tidak diberikan apa-apa. Hanya diberi makan saja. Menurut keterangan korban, jika mereka melakukan pelanggaran akan dipotong gajinya, seperti itu," kata Fairan.

Saat ini pihaknya tengah melakukan pendalaman terhadap dugaan kasus penganiyaan tersebut.

Bahkan menemukan korban baru, yakni adik tiri EF, yaitu S yang juga sebelumnya disebut sebagai satu pelaku penyiraman.

Hal itu disebutkan karena menurut pengakuan S dan beberapa luka yang ditunjukkan.

"Setelah melakukan penangkapan, kita dalami terhadap tiga terduga ini. Ternyata, S yang merupakan adik tiri korban setelah kita cek, dia juga jadi korban dugaan penganiayaan oleh majikannya."

"Karena setelah kita lihat ada luka bekas siraman air panas, juga katanya pernah dibakar, bahkan rambutnya dipotong. Dia mengakui melakukan hal itu karena takut. Jika tidak menyiram kakaknya, dia juga akan disiram air panas. Jadi dia melakukan itu dibawah tekanan,"

Halaman
123
Penulis: Busrah Ardans
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved