Gurita Raksasa Akan Hiasi Panggung Berawa Beach Arts Festival

Terlihat anyaman bambu raksasa itu berbentuk gurita yang dirancang langsung di pesisir Pantai Berawa.

Gurita Raksasa Akan Hiasi Panggung Berawa Beach Arts Festival
TRIBUN BALI/I KOMANG AGUS ARYANTA
Karya instalasi gurita raksasa yang digarap di pesisir Pantai Berawa untuk hajatan Berawa Beach Arts Festival, Kamis (16/5/2019) 

 Simbolis dari konsep tersebut  sering di istilahkan dengan pertemuan lingga dan yoni.

“Gunung dan Segara (laut) itu merupakan sumber penghidupan dari mahluk hidup. Seperti tumbuh-tumbuhan binatang dan manusia mempunyai sumber kehidupan di gunung. Sedangkan segara mengelilingi daratan memenuhi hampir seluruh permukaan bumi, dan di laut juga ada kehidupan makhluk hidup sepeti gurita ini,” paparnya.

Konsep Nyegara Gunung ini pun diambil dengan menyeimbangkan hal tersebut. Sehingga pihaknya merancang di daerah pesisir yang artinya tidak di daratan dan tidak di laut.

Disinggung mengenai makna gurita itu sendiri, pria lulusan ISI Denpasar itu mengatakan bahwa gurita secara artistik mempunyai  bentuk paling berbeda dari biota laut lainnya.

Selain bentuk yang berubah-ubah, gurita juga sangat dinamis.

Baca: Inilah 5 Perempuan Pendaki Legendaris yang Menginspirasi Dunia

Baca: Wujudkan Bali Bersih, Konsep Pengurangan Risiko Solusi Atas Masalah Rokok

“Jadi kalau kita korelasikan dengan keadaan di pesisir ya sangat nyambung. Makanya, kita memilih gurita. di samping gurita itu adalah makhluk cerdas, juga ada hubungan dengan pemerintah. Seperti sistemnya sudah menggurita,” tuturnya.

Initinya, kata dia, gurita itu hanya metafora, yang memberikan makna bahwa sebenarnya laut memiliki potensi besar yang perlu diangkat ke depannya.

“Supaya tidak terlupakan. Selama ini kebudayaan pesisir terlupakan, semenjak kerajaan Sriwijaya runtuh, kedatangan para kolonial justru semua perababan yang ada di nusantara bertumpunya di daratan. Padahal kalau dilihat dari sejarah, kebudayaan berawal dari pesisir, termasuk dulu antar wilayah melalui jalur laut,” ucapnya.

Dijelaskan bahwa ukuran instalasi gurita itu tingginya 20 meter dengan panjang 300 meter yang membentang di pesisir pantai.

Bahan yang digunakan pun dari anyaman bambu karena elastis dan juga dinamis.

Baca: Begini Perasaan Presiden Atletico Madrid Enrique Cerezo Menanggapi Keputusan Griezmann

Baca: IWABA Serahkan Baksos Ramadan kepada Masyarakat Serangan dan Pabean

Halaman
1234
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved