Rapat Persiapan Angkutan Lebaran Tahun 2019, Ini yang Disampaikan Kepala Otoritas Bandara

Rakor ini dibuka dan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Otoritas Bandara Wil.IV Bali Nusra, Elfi Amir, Kamis (16/5/2019) di H Sovereign Bali.

Rapat Persiapan Angkutan Lebaran Tahun 2019, Ini yang Disampaikan Kepala Otoritas Bandara
Kepala Kantor Otban Wil.IV
Suasana rapat koordinasi (Rakor) Persiapan Angkutan Lebaran Tahun 2019 

“Kami dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara akan fokus pada tiga aspek dalam persiapan Operasi Angkutan Lebaran 2019. Ketiga aspek tersebut adalah keselamatan, keamanan, dan pelayanan. Dan kami siap memberikan pelayanan prima kepada para pemudik," ungkap Polana, melalui rilis resmi yang diterima tribunbali.com, Jumat (10/5/2019).

 
Langkah-langkah yang ditempuh Ditjen Hubud dalam memastikan kesiapan Angkutan Lebaran 2019 salah satunya melakukan rampcheck rutin prasarana dan sarana penunjang operasional penerbangan dan bandara.

Ia memprediksikan bahwa  puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 31 Mei 2019 atau H-5  Lebaran. Sementara puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada 8-9 Juni 2019 atau H+1 & H+2 Lebaran.

Baca: Sanksi Cabut Izin Operasi di Depan Mata, Maskapai Wajib Turunkan Harga Tiket Sabtu Pukul 00.01 WIB

Baca: Ciptakan Kesan Menarik saat Nikmati Matahari Terbenam di Beachwalk Sunset Deck

“Kami berharap seluruh stakeholder penerbangan dapat  mempersiapkan diri dalam melayani penerbangan angkutan lebaran, baik dari segi keselamatan, keamanan dan pelayanan selama proses penerbangan," ujar Polana.

Ditjen Hubud telah mengidentifikasi beberapa hal yang perlu diantisipasi dalam angkutan lebaran.

Misalnya gangguan keselamatan dan keamanan, tarif pesawat, bagasi berbayar, antisipasi cuaca ekstrem, kapasitas pesawat dan lonjakan penumpang, bahaya terorisme, penggunaan narkoba, hingga perubahan pola penerbangan.

Untuk mengantisipasi  hal di atas, tahapan konsolidasi dan koordinasi yang dimulai dari lingkungan internal serta dilanjutkan dengan seluruh penyelenggara bandara, navigasi penerbangan dan maskapai serta pihak terkait lainnya.

Baca: Detik-detik Pria Medan Keluar dari Roda Pesawat, Dia Meluncur Keluar dari Bagian Landing Gear

Hal tersebut guna memfokuskan perhatian pada langkah antisipatif apabila ditemukan kendala pada saat pelaksanaan Angkutan Lebaran 2019. 

Terkait dengan sarana pengangkutan, hingga Maret 2019 tercatat sebanyak 12 maskapai yang siap melayani angkutan udara dengan total armada mencapai 547 unit yang akan melayani berbagai rute.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved