WN Bulgaria Kepergok Pasang Skimming, Hanya Dikenakan Wajib Lapor

Dua orang warga negara Bulgaria, KZI (24) dan GZI (25) diamankan aparat Polsek Nusa Penida

WN Bulgaria Kepergok Pasang Skimming, Hanya Dikenakan Wajib Lapor
Polres Klungkung
WARGA BULGARIA -¬† Dua warga negara Bulgaria yang¬†kedapatan melakukan upaya skimming di ATM BRI Kampung Toya Pakeh Nusa Penida. 

"Kedua wisatawan tersebut sekarang ditangani Polres Klungkung. Kami berharap warga yang melihat wisatawan melakukan tindakan mencurigakan agar melaporkan," kata Komang Reka Sanjaya

Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP Mirza Gunawan mengungkapkan, kedua WNA tersebut sudah diperiksa di Polres Klungkung.

Namun, polisi hanya menerapkan wajib lapor.

Baca: Mimpi Memancing Simbol Kesuksesan & Keberuntungan? Berikut Arti Mimpi Memancing yang Harus Kamu Tahu

Baca: UPDATE Fakta Terbaru Kasus Mutilasi di Malang, Pelaku Potong Tubuh Korban Pakai Gunting Taman

"Unsur pasal yang kami terapkan, kena percobaan. Karena kami hanya punya waktu 1 X 24 jam, keduanya tidak kami tahan," demikian  Mirza Gunawan.

Kasus skimming sudah pernah terjadi di Nusa Penida sebelumnya.

Warga Bulgaria, Ivan Hristov Stanchev (43)  dan Plamen Nicolov Pandov (45) asal Australia ditangkap polisi Desember 2018 lalu karena kedapatan melakukan skiming di ATM BRI Pulau Lembongan, Nusa Penida.

Keduanya divonis satu tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsider tiga bulan penjara oleh majelis hakim karena terbukti melakukan skimming.

Keduanya terbukti melanggar pasal 30 ayat (2) jo pasal 46 ayat (2) UU RI No 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU  RI No 11 Tahun 2008 tentang informasi dan traksaksi elektronik. (*) 

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved