Bocah 6 Tahun Meninggal Tersedak Bakso, Pedagangnya Ungkap Fakta Ini

emang benar di usia diatas satu tahun sudah bisa makan makanan berat, tapi harus tetap dalam bimbingan

Bocah 6 Tahun Meninggal Tersedak Bakso, Pedagangnya Ungkap Fakta Ini
TANGKAP LAYAR TRIBUN VIDEO
Seorang bocah 6 tahun tewas karena tersedak bakso saat sedang menyantapnya. Dikutip dari Tribun Manado, polisi kini tengah menyelidiki kasus meninggalnya Gavriel Langi (6) pada Selasa (14/05/2019). 

Bocah 6 Tahun Meninggal Tersedak Baksi, Begini Pengakuan Pedagangnya

TRIBUN-BALI.COM - Seorang bocah 6 tahun tewas karena tersedak bakso saat sedang menyantapnya.

Dikutip dari Tribun Manado, polisi kini tengah menyelidiki kasus meninggalnya Gavriel Langi (6) pada Selasa (14/05/2019).

Kadis Kesehatan Minahasa Juliana Kaunang mengatakan penyebab kematian bocah tersebut karena kurangnya pengawasan orangtua terkait tata cara makan.

"Jika betul kalau penyebabnya akibat tersedak. Harusnya kan kalau makan itu apalagi untuk anak usia enam tahun harus sesuai aturan yaitu mengunyah makanan sebanyak 30 kali," tandasnya.

Baca: Bocah 6 Tahun Meninggal Tersendak Bakso, Pedagangnya Ungkap Fakta Ini

Baca: Rusuh di Lapas Langkat, Narapida: Bang Tolong Fotokan Aku, Biar Keluargaku Tahu Aku Baik-baik Saja

Baca: Dua Peluang Yabes Roni Bisa Antarkan Bali United Cetak Kemenangan 4 Gol, Begini Reaksi Spaso

Baca: Skor Akhir Bali United Vs Persebaya, Tonton Video Gol-gol yang Tercipta di Stadion Dipta

Dia mengatakan saat makan harusnya dibimbing orangtua karena mungkin saat makan tidak bisa diam.

"Memang benar di usia diatas satu tahun sudah bisa makan makanan berat, tapi harus tetap dalam bimbingan orangtua. Mungkin saat anak tersebut sedang makan bakso sambil sedang melakukan sesuatu atau tidak diam," katanya.

Kasubag Humas AKP Hilman Rohendi mengatakan akan melakukan penyelidikan terkait kematian korban.

“Sesuai laporan yang kami terima dari Polsek Kawangkoan bahwa akibat dari peristiwa tersebut, situasi di Desa Tonegesan aman terkendali dan tidak ada reaksi masyarakat yang berlebihan.," jelasnya.

Penjual bakso, Hani Sumolang (44), mengatakan korban dan keluarga korban sering membali bakso di tempatnya.

Saat kejadian, keluarga korban memesan tiga bakso melalui telepon, kemudian diantar ke rumahnya.

Dia baru tahu Gavriel meninggal dunia setelah polisi datang memintai keterangan.

Tetapi dirinya membantah jika bocah tersebut meninggal dunia karena ada racun di kandungan bakso yang dia jual.

"Kalau keracunan makanan Bakso mungkin hari ini siapa saja yang makan menu yang sama dengan yang dipesan akan keracunan semuanya," tandasnya. (*)

Simak video di atas! (Tribun-Video.com/April)

Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved