Sebelum Ditangkap Polisi, Bahar bin Smith Ungkap Penyesalan & Berupaya Damai ke Keluarga Korban

Usaha mediasi itu sengaja dilakukan lantaran Bahar bin Smith menyesali perbuatannya walau akhirnya ia tetap ditangkap.

Sebelum Ditangkap Polisi, Bahar bin Smith Ungkap Penyesalan & Berupaya Damai ke Keluarga Korban
KOMPAS.com/AGIEPERMADI
Habib Bahar tampak tiba di Mapolda Jabar didampingin kuasa hukumnya, Selasa (18/12/2018).(KOMPAS.com/AGIEPERMADI) 

TRIBUN-BALI.COM, -- Kasus penganiayaan yang menyeret Bahar bin Smith terhadap dua muridnya mengungkap sejumlah fakta baru dalam persidangan yang digelar Kamis (16/5/2019), di Pengadilan Negeri Bandung di Kantor Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung.

Sebelum ditangkap polisi atas kasus penganiayaan dua korban, CAJ dan MKU, pihak Bahar bin Smith ternyata sempat berusaha melakukan mediasi. 

Usaha mediasi itu sengaja dilakukan lantaran Bahar bin Smith menyesali perbuatannya walau akhirnya ia tetap ditangkap.

Mengutip Kompas.com, Jumat (17/5/2019) hal itu terkuak saat sidang lanjutan kasus penganiayaan dua remaja dengan terdakwa Bahar bin Smith yang diselenggarakan Pengadilan Negeri Bandung di Kantor Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung, Kamis (16/5/2019).

Dalam sidang tersebut, kuasa hukum Bahar menghadirkan dua saksi meringankan, Muhammad Mahdi alias Habib Mahdi dan Ustaz Rusdi.

Habib Mahdi ketika bersaksi mengatakan jika dirinya mendapati adanya pemukulan yang dilakukan Bahar dari video di media sosial.

"Kalau saya lihat dari matanya, ada penyesalan tapi ada pendidikan juga dari Habib Bahar ke korban," ucap Mahdi.

Ketika mendatangi tempat Bahar, Mahdi menerima kabar terdakwa Agil Yahya yang sudah ditangkap.

Mahdi dan Bahar pun akhirnya mengobrol banyak terkait penganiayaan itu.

Dikatakan, korban MKU sempat menjadi jemaah dalam majelis taklimnya, di situlah Bahar meminta bantuan Mahdi untuk memediasi.

Halaman
123
Editor: Ady Sucipto
Sumber: GridHot.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved