Pernah Dilema Menentukan Perjalanan Hidup, Agung Atu Akhirnya Sukses dalam Bidang Akademis

Doktor Anak Agung Istri Ari Atu Dewi, Sh., Mh., adalah seorang dosen di Fakultas Hukum, Universitas Udayana, Bali.

Pernah Dilema Menentukan Perjalanan Hidup, Agung Atu Akhirnya Sukses dalam Bidang Akademis
Tribun Bali/Noviana Windri Rahmawati
Gung Atu, dosen fakultas hukum Udayana saat ditemui Tribun Bali di kediamannya, Jalan Sumandang, Batubulan, Gianyar, Bali, Sabtu (18/5/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Doktor Anak Agung Istri Ari Atu Dewi, Sh., Mh., adalah seorang dosen di Fakultas Hukum, Universitas Udayana, Bali.

Perempuan yang kini berusia 43 tahun ini pernah meraih predikat dosen terbaik pada tahun 2017 dan menekuni bidang kearifan lokal, isu-isu perempuan dan isu hukum ini ternyata pernah dilema menentukan perjalanan hidupnya.

Gung Atu, sapaan akrabnya, sebelum kuliah di jurusan hukum, ia memiliki latar belakang pendidikan di sekolah khusus kesenian, yakni di Sekolah Menengah Karawitan Indonesia (SMKI) Negeri Gianyar.

"Sebenarnya banyak yang menyarankan agar meneruskan kegiatan-kegiatan menari. Saya dianggap mampu oleh guru-guru. Namun, ada gejolak di dalam hari untuk melakukan inovasi yang lain selain menari,"

Baca: Minimalkan SDM Impor Bidang Perhotelan, Putri Koster Minta SMK Ciptakan SDM Siap Kerja

Baca: Tampil di Bali, Foto Tangan Anna Avantie ke Perut Syahrini Jadi Sorotan, Betulkah Hamil?

"Saat pendaftaran kuliah, justru saya tidak mencari jurusan lagi yang berkaitan dengan tari. Saya mencari jurusan sastra Inggris dan hukum. Akhirnya dapat yang jurusan Hukum," ucapnya kepada Tribun Bali, Sabtu (18/5/2019).

Dilemanya memuncak saat mendapat tawaran untuk menari di luar negeri yakni di Taiwan.

Namun, pada saat yang sama ia harus mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru di Universitas Udayana.

"Mau pilih apa? Mau memilih menekuni tari atau saya harus kuliah. Akhirnya saya berpikir dan saya putuskan untuk positif meninggalkan tarian dan memilih berkuliah di jurusan hukum terlebih dahulu," ujarnya.

Diakuinya, banyak orang yang sempat menyepelekan dirinya tidak mampu berkuliah jurusan hukum.

Halaman
12
Penulis: Noviana Windri
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved