Terpilih Ikut Pra Pon 2019 Cabor Tenis Lapangan, Made Adnyani Berharap Bawa Pulang Medali Emas

Atlet Tenis Lapangan Buleleng, Made Adnyani merupakan salah-satu petenis Bali yang akan mengikuti Pra PON 2019

Terpilih Ikut Pra Pon 2019 Cabor Tenis Lapangan, Made Adnyani Berharap Bawa Pulang Medali Emas
Istimewa/Made Adnyani
Atlet Tenis Lapangan Buleleng, Made Adnyani 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Atlet Tenis Lapangan Buleleng, Made Adnyani merupakan salah-satu petenis Bali yang akan mengikuti Pra PON 2019, yang berlangsung di Palembang, Sumatera Selatan pada Agustus 2019 mendatang.

Gadis berkulit sawo matang ini mengaku senang dan bersyukur terpilih membela Bali pada Pra PON 2019 nanti.

Menjelang Pra PON 2019 Adnyani menghabiskan waktunya untuk sekolah dan berlatih.

Latihan dilakukan hampir setiap hari setelah pulang sekolah.

Diakuinya, rutinitas itu berjalan dengan lancar.

Baca: Tampil di Bali, Foto Tangan Anna Avantie ke Perut Syahrini Jadi Sorotan, Betulkah Hamil?

Baca: Minimalkan SDM Impor Bidang Perhotelan, Putri Koster Minta SMK Ciptakan SDM Siap Kerja

“Program pelatihan sudah memasuki bulan ke 2 dari bulan April sampai sekarang tetap berjalan dengan lancar. Seminggu latihan empat kali yaitu Selasa, Kamis, Sabtu dan Minggu itu khusus latihan untuk Pra PON dan Porprov Bali-nya, sisanya latihan di klub, kecuali Senin tidak ada latihan,” ucapnya saat dihubungi Tribun Bali, Sabtu (18/5/2019).

Ia menjelaskan, berbagai macam latihan dilakukan seperti hari Selasa melakukan latihan memukul bola, Kamis latihan fisik serta hari Sabtu dan Minggu latihan main seperti main single atau double.

Adnyani juga memanfaatkan waktu kosong untuk menambah latihan sendiri seperti jogging.

Baca: Mundur dari Juventus, Massimiliano Allegri Malah Dapat Benda Unik Ini

Baca: Puji Taman Sungai Terinspirasi Seoul, Jokowi Kunjungi Taman Kumbasari dan Tukad Badung

Walau sudah melakukan latihan dengan keras, namun masih banyak kekurangan yang harus ia perbaiki agar dapat tampil maksimal saat pertandingan.

Ia berkata pelatihnya sempat memberikan saran atau masukan untuk memperbaiki beberapa hal.

“Ada, pelatih-pelatih yang mendampingi itu memberikan masukan dan juga kadang-kadang motivasi supaya lebih semangat lagi latihannya. Perbaikannya itu cuma pukulannya kurang konsisten, dan kakinya pas mukul itu disuruh tambah lincahin lagi, dan fisiknya juga ditambah lagi,“ kata siswi SMAN 4 Singaraja ini.

Menjalani jadwal yang padat dan aktivitas yang menguras tenaga, sempat membuatnya merasakan kelelahan dan bosan, namun hal tersebut tak membuatnya berhenti berjuang. 

Baca: Minimalkan Tenaga Impor, Istri Gubernur Bali Sarankan Hal Ini

Baca: 7 Fakta Wanita Penghibur Mangkal dengan Motor Gadis Matic, Termasuk Tanggapan Warga

Keluarga dan orang-orang terdekat selalu memberikan dukungan dan menyalurkan semangat padanya.

Untuk saat ini Adnyani belum mengetahui akan turun di nomor/kategori apa saat Pra PON 2019 nanti, ia masih menunggu keputusan dari pelatih tentang hal tersebut.

Meski demikian, ditegaskannya, diturunkan atau bermain di kategori apapun targetnya meraih medali emas untuk Bali dan lolos ke PON 2020.

“Astungkara Bali dapat medali emas,” ucap petenis yang pernah memperoleh medali emas di Porprov Bali 2017 ini.(*)

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved