Dihantam Cuaca Buruk 7 Jet Tempur Rafale AL Perancis Mendarat Darurat di Aceh

Sebanyak tujuh pesawat jet tempur Rafale yang tergabung dalam skuadron tempur milik Angkatan Laut Perancis dikabarkan mendarat darurat di Aceh.

Dihantam Cuaca Buruk 7 Jet Tempur Rafale AL Perancis Mendarat Darurat di Aceh
Istimewa/Wikipedia
Dassault Rafale 

TRIBUN-BALI.COM, BANDA ACEH -- Sebanyak tujuh pesawat jet tempur Rafale yang tergabung dalam skuadron tempur milik Angkatan Laut Perancis dikabarkan mendarat darurat di Aceh

Tujuh pesawat jet tempur Rafale  dikabarkan dihantam cuaca buruk hingga terpaksa mendarat darurat di Lanud Iskandar Muda, Aceh, Sabtu (18/5/2019) sekitar pukul 11.45 WIB.

Ketujuh jet tempur Rafale ini kondisinya dikabarkan selamat dan telah kembali ke kapal induk AL Perancis Charles de Gaule. 

“Tujuh pesawat melaksanakan divert ke bandara atau pangkalan terdekat, dalam hal ini Lanud Sultan Iskandar Muda Aceh Besar," kata Danlanud Sultan Iskandar Muda Kolonel Pnb Hendro Arief H, dalam konferensi pers Sabtu (23/5/2019) malam.

Baca: Intip Isi Kapal Induk HMS Canberra Tercanggih Australia, Sanggup Bawa 12 Tank Tempur & 22 Heli

Menurut Hendro Arief, kedatangan tujuh pesawat tempur Perancis langsung direspon dengan sigap oleh jajaran Lanud Sultan Iskandar Muda.

Saat landing, personel Angkatan Udara langsung melakukan pengamanan dan pemeriksaan sesuai dengan SOP baik terhadap barang bawaan isi pesawat maupun kru Rafale.

“Identitas kru masing-masing Bob, Captain Adeleus Thomas (Rafale 38), Captain Duboin Jean, (Rafale 39), Captain Dennis Pierre (Rafale 45), Captain Hetier Hubert (Rafale 6), Squid, Captain Denis Guiluame (Rafale 21), Lea, Captain Droz Bartholet (Rafale 31), dan Choco/Captain Bon Camile (Rafale).

Tujuh pesawat tempur Angkatan Laut Perancis jenis Rafale terpaksa harus mendarat darurat di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, akibat cuaca buruk, Sabtu (18/5/2019), sekitar Pukul 11.45 WIB.
Tujuh pesawat tempur Angkatan Laut Perancis jenis Rafale terpaksa harus mendarat darurat di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, akibat cuaca buruk, Sabtu (18/5/2019), sekitar Pukul 11.45 WIB. (KOMPAS.COM/ RAJA UMAR)

Seluruh kru kooperatif saat diperiksa," rincinya.

Baca: Jet Tempur F-35 AU Jepang Senilai Rp 1,2 Triliun Jatuh, Ekor Pesawat Ditemukan sang Pilot Hilang

Hasil pemeriksaan yang dilakukan jajaran Lanud Sultan Iskandar Muda, diketahui pesawat tempur asal Perancis itu sedang melaksanakan exercise air to air dengan rute ship (Charles De Gaule)– area–ship.

“Setelah kami periksa, kru tidak membawa senjata perorangan, hanya di salah satu pesawat dengan tail number 39 terdapat peluru kedali dummy jenis Missile Interception Combat Arien (MICA)," katanya.

Setelah dilakukan pemeriksaan technical check terhadap kondisi pesawat dan dokumen, empat pesawat tempur asal Perancis sudah kembali terbang menuju kapal induk Charles De Gaule sebagai lokasi base pesawat yang posisinya berada di 100 Nm barat Sumatera atau Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tujuh Pesawat Tempur Perancis Mendarat Darurat di Aceh Besar", 

(Kontributor Kompas TV Aceh, Raja Umar) 

Editor: Ady Sucipto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved