Outlet Kedelapan Dibangun di Kawasan Pusat Oleh-oleh, Ajik Krisna Ngaku Tak Takut Bersaing

Ajik Krisna kembali membuka oulet Krisna Oleh-Oleh Khas Bali. Outlet baru ini berada di Jalan Bypass Ngurah Rai Kuta

Outlet Kedelapan Dibangun di Kawasan Pusat Oleh-oleh, Ajik Krisna Ngaku Tak Takut Bersaing
Tribun Bali/Meika Pestaria Tumanggor
Pengunjung sedang memilih produk di Krisna Oleh-Oleh, Jalan Bypass Ngurah Rai Kuta, Sabtu (18/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Meika Pestaria Tumanggor

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Ajik Krisna kembali membuka oulet Krisna Oleh-Oleh Khas Bali.

Outlet baru ini berada di Jalan Bypass Ngurah Rai Kuta.

Outlet ini merupakan outlet Krisna Oleh-Oleh Khas Bali kedelapan di Bali dan menjadi outlet ke-31 dari seluruh unit usaha yang Ajik Krisna miliki.

Selain Krisna Oleh-Oleh Bypass Ngurah Rai, di kawasan Kuta telah banyak berdiri outlet-outlet yang juga menawarkan oleh-oleh khas Bali.

Baca: Warga Banjar Biaung Kesiman Antusias Ikuti Kegiatan Sosialisasi Rabies

Baca: LBH APIK Imbau Perempuan Pekerja Segera Melapor Jika Mendapat Penganiayaan

Melihat banyaknya usaha sejenis yang dibangun di satu kawasan, Ajik Krisna mengaku tidak takut untuk bersaing.

"Kalau saya sendiri tidak pernah ada rasa takut bersaing dengan siapapun. Karena saya menganggap semua teman-teman saya. Saya selalu berpikir positif, karena rezeki sudah diatur. Saya juga tidak hanya mementingkan diri sendiri, kadang saya juga bantu teman untuk mengundang artis, bintang tamu, biar outletnya juga sama-sama ramai," kata pria bernama lengkap Gusti Ngurah Anom ini.

Baca: Sukses Bangun 31 Outlet Tersebar di Bali hingga Jakarta, Ini Rahasia Ajik Krisna Kibarkan Bisnisnya

Baca: Indonesia Menang 4-1 atas Inggris, Pasangan Praveen/Melati Kalah

GM Krisna Holding Company Ida Ayu Komang Firna Erawati mengatakan, fokus Krisna Oleh-Oleh dalam mengelola bisnis adalah melayani customer, dan tidak terpengaruh dengan persaingan.

"Kendati banyak kompetitor oleh-oleh di kawasan ini, kami hanya berfokus pada customer. Tidak terpengaruh, karena sudah punya rezeki masing-masing, agar kita bertumbuh bersama. Kami hanya fokus pada pelayanan untuk membangun pariwisata Bali," kata Dayu Firna Erawati.(*)

Penulis: Meika Pestaria Tumanggor
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved