Polisi Ungkapkan Tujuh Informasi Penting Ini Terkait Ancaman Terduga Teroris

Salah seorang terduga teroris berinisial AR alias E hendak meledakkan bom di Gedung Komisi Pemilihan Umum

Polisi Ungkapkan Tujuh Informasi Penting Ini Terkait Ancaman Terduga Teroris
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Polisi menunjukkan barang bukti di lokasi penangkapan terduga teroris di Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (18/5/2019). Di lokasi ini polisi menangkap terduga teroris E alias AR (51) 

Polisi Ungkapkan Tujuh Informasi Penting Ini Terkait Ancaman Terduga Teroris

TRIBUN-BALI.COM - Salah seorang terduga teroris berinisial AR alias E hendak meledakkan bom di Gedung Komisi Pemilihan Umum ( KPU) pada tanggal 22 Mei 2019 atau bertepatan dengan penetapan hasil Pemilu 2019.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo di lokasi penggerebekan, Sabtu (18/5/2019).

Sementara itu, rencana melakukan teror di gedung KPU di hari yang sama juga dilakukan oleh DY, salah satu tersangka yang ditangkap Densus 88 di Jepara, Jawa Tengah pada Selasa (15/4/2019).

Baca: Benarkah Arti Mimpi Jatuh dari Ketinggian Berhubungan dengan Kebangkrutan dan Kehilangan?

Baca: Hilang Selama 20 Tahun, Pria Asal Garut Ini Ditemukan Berkat Bantuan Google Translate

Saat jumpa pers, polisi memutar video pengakuan DY yang berencana melakukan aksinya pada tanggal 22 Mei 2019 di Gedung KPU.

Berikut ini fakta lengkap penangkapan terduga teroris jelang penetapan hasil Pemilu 2019:

1. AR akan ledakan KPU dengan 6 bom high explosive

Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo mengatakan, terduga teroris AR, yang ditangkap di Kelurahan Nanggewer, RT 002 RW 003, Kecamatan Cibinong, Bogor, Jawa Barat, berencana meledakkan enam bom pada 22 Mei 2019 di Gedung KPU.

Menurut Polisi, aksi tersebut untuk menunjukkan eksistensi mereka kepada dunia internasional. Menurut polisi, keenam bom tersebut memiliki daya ledak tinggi (high explosive).

Baca: Pesan Mati Satu Tumbuh Seribu dari Geng Motor, Ancam buat Keributan di Jabodetabek

Baca: Pria Bali ini Pekerjakan 2.000 Karyawan: Saya Tak Takut Bagi Rezeki, yang Penting Bisa Membantu

"Ada enam bom dari bahan TATP yang sudah jadi dan satu buah buku berisi tentang catatan membuat bom. Dipersiapkan untuk sasarannya thogut dan akan menyasar pada 22 Mei di depan KPU," katanya kepada awak media di lokasi, Sabtu (18/5/2019).

Halaman
1234
Editor: DionDBPutra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved