Berita Banyuwangi

Yusuf Mansur Isi Peringatan Nuzulul Quran di Pendopo Banyuwangi

Peringatan Nuzulul Quran yang diadakan oleh pemkab Banyuwangi dihadiri oleh ulama nasional Ustaz Yusuf Mansur

Yusuf Mansur Isi Peringatan Nuzulul Quran di Pendopo Banyuwangi
Surya/Haorrahman
Peringatan Nuzulul Quran yang diadakan oleh pemkab Banyuwangi dihadiri oleh ulama nasional Ustaz Yusuf Mansur, Sabtu malam (18/5/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI - Peringatan Nuzulul Quran yang diadakan oleh pemkab Banyuwangi dihadiri oleh ulama nasional Ustaz Yusuf Mansur, Sabtu malam (18/5/2019).

Dalam acara memperingati pertama kali turunnya kitab suci umat Islam itu, Yusuf Mansur mengajak masyarakat Banyuwangi rajin mempelajari Al-Quran.

"Di peringatan ini, saya ingin mengajak semua untuk menaikkan lagi to the next level dalam berinteraksi dengan Al-Quran. Tidak hanya membaca ayatnya, tapi juga mempelajari dan memahami ayat demi ayatnya," ajak Yusuf Mansur di hadapan ribuan jemaah yang hadir memadati Pendopo Banyuwangi.

"Ambil buku, ambil pulpen. Baca, kaji, angan-angan, tulis. Pasti akan ada inspirasi baru yang akan kamu dapatkan," ajak Ustadz Mansur di hadapan ribuan jemaah yang hadir.

Yusuf Mansur lalu menyontohkan dirinya.

Baca: Keseruan Warga Biaung Mengikuti Kegiatan Menuju Banjar Digital Bersama Honda’

Baca: Benda dan Binatang yang Pernah Ditemukan dalam Perut Manusia, dari Ular hingga Geranat Nanas

Sebelum menjadi ulama dan pengusaha, dia mengawalinya dari penghayatan terhadap ayat-ayat Al-Quran.

Pada saat kondisi terpuruk, ia menggali inspirasi dari ayat-ayat Al-Quran untuk mencari solusinya.

"Sampai saya baca Surat Yusuf, saya angan-angan. Dari sana saya dapat inspirasi. Oh, Nabi Yusuf ini diuji sangat berat. Tapi, dengan bertawakal pada Allah, ia akhirnya sangat sukses. Bahkan, hingga jadi raja," ceritanya.

Dari sanalah, kemudian Pengasuh Pesantren Darul Quran itu, memutuskan untuk meneladani Nabi Yusuf.

"Sampai-sampai saya mengubah nama saya menjadi Yusuf Mansur," ungkapnya.

Baca: Luna Maya Tegas Tolak Tawaran Menikah Pria ini: Gue Nggak Mau Sama Tukang Kawin Cerai

Baca: Suami Mabuk Masukkan Karet Stang Motor ke Kemaluan Istri, Begini Dampak Setelahnya

Ulama berdarah Betawi itu, juga mengingatkan untuk tidak mudah putus asa.

Mungkin pada mulanya akan kesulitan.

Namun, jika diulang secara terus menerus akan diberikan inspirasi.

"Sekali tidak paham. Kedua kali tidak paham. Ulangi terus. Pasti Allah akan membantu memberikan jawabannya," tegasnya.

Peringatan Nuzulul Quran tersebut, dihadiri berbagai elemen masyarakat.

Mulai dari ulama, habaib, tokoh ormas keislaman, forum pimpinan daerah, PNS, aparat desa dan lapisan masyarakat lainnya.

Baca: Makan Apel Tanpa Mengupas Kulitnya, Bagus Untuk Kesehatan? Apa Saja Manfaatnya?

Baca: Sejarah Kue Kering Jadi Sajian Khas Lebaran, Pengaruh Budaya Eropa?

Diawali dengan salat tarawih berjemaah, dilanjutkan dengan tausiyah.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas sengaja mengundang Ustaz Yusuf Mansur untuk berbagi spirit Al-Quran.

"Jika kita baca al-Quran itu akan banyak motivasi yang bisa kita dapatkan. Motivasi untuk terus berinovasi hingga pada soal toleransi. Semua lengkap dalam Quran," ujarnya seusai acara.

Untuk itu, Anas mengharapkan para PNS dan masyarakat Banyuwangi bisa menggali spirit dari kitab suci tersebut.

"Kalau spirit itu bisa diraih, saya yakin masyarakat Banyuwangi akan lebih produktif, harmonis dan sejahtera," pungkasnya. (Haorrahman)

Editor: Irma Budiarti
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved