AA Gede Rai Digigit Anjing Sejak Januari Lalu, Dinas Peternakan dan Keswan Bali Angkat Bicara

Kasus gigitan HPR yang menyebabkan meninggalnya seorang warga di Banjar Peninjoan mendapat tanggapan dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan

AA Gede Rai Digigit Anjing Sejak Januari Lalu, Dinas Peternakan dan Keswan Bali Angkat Bicara
Istimewa
AA Gede Rai Karyawan (22), warga Banjar Peninjaoan, Desa Paksebali, Klungkung, Bali, meninggal dunia di RSUD Klungkung akibat positif terjangkit rabies, Minggu (19/5/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) yang menyebabkan meninggalnya seorang warga di Banjar Peninjoan, Desa Pakse Bali, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung yaitu AA Gede Rai Karyawan (22), mendapat tanggapan dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali.

Kabid Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Viteriner dan Pengolahan Pemasaran, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali drh Ni Made Sukerni menyebut korban sudah digigit anjing sejak bulan Januari 2019 lalu.

Remaja tersebut sebelumnya memiliki riwayat gigitan anjing di ujung jari tangannya.

Kemudian korban mengabaikan gigitan itu karena menganggap lukanya kecil.

Selanjutnya, korban tidak diberikan vaksin seusai digigit.

Baca: Berkas Sudikerta Lengkap, Besok Dilimpahkan ke Kejaksaan, Begini Komentar Kuasa Hukum

Baca: Tiga Murid Juara Lomba Bersama Ayah, PAUD Widya Chandra dan Faber Castell Gelar Parenting

“Dia tidak mau datang ke Puskesmas. Rata-rata yang meninggal seperti itu. Padahal sudah diingatkan sama keliannya,” kata Sukerni saat dihubungi melalui sambungan seluler, Senin (20/5/2019).

Lebih lanjut dikatakannya, saat itu belum dilakukan vaksinasi massal di Bali.

Vaksinasi mulai dilakukan bulan Maret hingga April 2019.

“Kejadiannya kan bulan Januari. Kita belum melaksanakan vaksinasi saat itu, mulainya baru Maret,” ujarnya.

Baca: Pemda Usulkan Kapal Cepat ke Kemenhub, Penyeberangan dari Padang Bai ke Gili Terawangan

Baca: Gendo Heran Dokumen RZWP3K Belum Jadi, Tapi Izin Proyek Sudah Sudah Ada

Adapun estimasi populasi anjing di Banjar Peninjoan, Desa Pakse Bali, Kecamatan Dawan, Klungkung adalah 67 ekor.

"Hasil vaksinasi 68 ekor, yang tidak dapat ditangkap 5 ekor. Artinya anjing di sana sudah bertambah,” ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved