Belum Ada Solusi Bagi Siswa Tak Tertampung Sekolah Negeri, Disdik Tawarkan Dua Alternatif Ini

Hingga kini belum ada solusi bagi belum tertampungnya 192 siswa tamatan SD di Kecamatan Tabanan dan Kediri

Belum Ada Solusi Bagi Siswa Tak Tertampung Sekolah Negeri, Disdik Tawarkan Dua Alternatif Ini
Tribun Sumsel
Ilustrasi. Belum Ada Solusi Bagi Siswa Tak Tertampung Sekolah Negeri, Disdik Tawarkan Dua Alternatif Ini 

“Seharusnya kan mindset-nya yang harus diubah. Bahwa kualitas dari negeri maupun swasta itu sama bagusnya," jelasnya.

Sosiawan menjelaskan, jika solusi tersebut gagal, satu solusi lagi yang mungkin bisa dilakukan yakni sekolah di luar kecamatan meski sedikit jauh.

Baca: Sulit Untuk Mengingat Mimpi Saat Tidur Malam, Apakah Anda Juga Merasakan? Ketahui Sebabnya

Baca: Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-111, Prajurit Kodam IX/Udayana Harus Netral dan Profesional

Artinya, untuk siswa di Tabanan terutama di bagian utara sangat mungkin sekolah di SMP di Penebel.

Apalagi ada beberapa SD zonasi justru sudah masuk ke Penebel.

Begitu juga yang di Kediri bagian utara bisa masuk di SMPN 2 Marga di Desa Kukuh, yang masih bisa menampung banyak siswa. 

“Satu cara lainnya yakni mereka bisa sekolah di luar kecamatan. Namun dengan catatan sekolah yang dimaksud masih bisa menampung siswa, dan soal jarak yang agak sedikit jauh namun masih terjangkau," terangnya.

Sebelumnya, Komisi IV DPRD Tabanan menggelar rapat kerja dengan Dinas Pendidikan Tabanan terkait persiapan PPDB tahun 2019 di Ruang Komisi IV DPRD Tabanan, Senin (13/5/2019).

Permasalahan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kabupaten Tabanan tak pernah usai.

Baca: Pemprov Bali Akui Aturan Larangan Sampah Plastik Masih Pincang

Baca: Kylian Mbappe Beri Sinyal Akan Tinggalkan Klub PSG

Tahun 2019, Kabupaten Tabanan khususnya di wilayah perkotaan, Kecamatan Tabanan dan Kediri, 6 rombongan belajar (rombel) atau sekitar 192 siswa tak kebagian sekolah di negeri.

Komisi IV pun menyayangkan keadaan seperti ini terus terjadi setiap tahunnya.

Eksekutif dalam hal ini Dinas Pendidikan dinilai lamban melakukan koordinasi atau persiapan terkait PPDB, sebab Dinas Pendidikan seharusnya sudah mempersiapkan sudah sejak beberapa bulan sebelum PPDB dimulai.

Halaman
123
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved