Simpang Ring Banjar

Inovasi Warga Banjar Dinas Desa, Kemas Gula Aren Khas Pedawa Jadi Produk Kekinian

Untuk meningkatkan perekonomian keluarga, masyarakat di Banjar Dinas Desa pun kini mulai melakukan inovasi, mengolah gula aren menjadi produk kekinian

Inovasi Warga Banjar Dinas Desa, Kemas Gula Aren Khas Pedawa Jadi Produk Kekinian
Tribun Bali/Ratu Ayu
Kelian Banjar Dinas Desa, Ketut Arya Wirawan menunjukkan produk gula aren asal Desa Pedawa. 

Proses pembuatannya, sebut Arya, tidak jauh berbeda dengan proses pembuatan gula aren pada umumnya.

Nira yang sudah dimasak hingga mengental diolah di dalam mesin perajagan hingga hancur dan berbentuk kecil-kecil seperti gula pasir.

Selanjutnya gula dimasukkan ke dalam oven agar kadar airnya menurun sehingga tidak cepat meleleh ketika di pasarkan.

“Kami punya teknik khusus dalam mengoven bagaimana agar tingkat keringnya maksimal sehingga menghasilkan butiran-butiran gula aren layaknya gula pasir. Gula semut produk kami ini mampu bertahan hingga 1,5 tahun," katanya.

Sepekan sekali, Kelompok Bima Dewa Desa Pedawa mampu memproduksi hingga 50 kilogram gula semut. Harga yang ditawarkan pun bervariatif, mulai dari Rp 10 ribu hingga Rp 50 ribu tergantung isian.

"Dikemas mulai 15gr, 75gr, 200gr, 250gr dan 500gr ini juga menjadi salah satu upaya menguatkan petani aren yang ada di Desa Pedawa,” tutupnya. (*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved