Jualan Pipet Stainless, Gusti Ayu Kusuma Raup Omzet Hingga Rp 3,5 Juta/Bulan

I Gusti Ayu Kusuma Yoni mampu meraup penghasilan tambahan dari berjualan pipet stainless anti karat hingga Rp 3,5 juta per bulan

Jualan Pipet Stainless, Gusti Ayu Kusuma Raup Omzet Hingga Rp 3,5 Juta/Bulan
Tribun Bali/AA Seri Kusniarti
Ogek Yuni saat memperlihatkan pipet stainless yang dijual. Jualan Pipet Stainless, Gusti Ayu Kusuma Raup Omzet Hingga Rp 3,5 Juta/Bulan 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - I Gusti Ayu Kusuma Yoni mampu meraup penghasilan tambahan dari berjualan pipet stainless anti karat hingga Rp 3,5 juta per bulan.

"Itupun saya masih belum setiap hari menjualnya, kalau setiap hari bisa lebih dari itu," katanya kepada Tribun Bali, Minggu (19/5/2019).

Wanita asli Badung ini, mengaku melihat peluang saat Gubernur Bali mengeluarkan Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang pembatasan timbulan sampah plastik sekali pakai.

Termasuk di dalamnya pipet, styrofoam dan tas kresek.

Baca: Penyaluran KUR BPD Bali Capai Rp 399 Miliar, OJK Sebut Kredit UMKM Tumbuh 7,83 Persen

Baca: BRI Siapkan Rp 578 Miliar Uang Kartal Jelang Idul Fitri

Sejak saat itu, wanita yang akrab disapa Ogek Yuni ini melihat peluang menjajakan pipet stainless.

Wanita yang juga menjual tanaman ini, mengaku cukup mudah menjual pipet stainless.

Walaupun ia tak menampik masih banyak masyarakat yang belum paham kegunaan dan keunggulan produk ini.

"Kalau yang paham, tahu, walaupun harganya di atas Rp 50 ribu tapi kan tidak sekali pakai. Dan milik kita sendiri, jadi lebih terjamin kebersihannya. Apalagi di dalam paketan pipetnya ada pembersihnya," sebutnya.

Ia menjajakan dua jenis pipet yang dibanderol Rp 55 ribu dengan isian 3 pipet jenis berbeda, satu pembersih dan kantongnya.

Baca: Kematian Tokoh Ini pada Episode Terakhir Game of Thrones Bikin Netizen Marah

Baca: Jelang Laga Bali United Vs Bhayangkara FC, Yabes Roni: Astungkara Cetak Gol, Siap Duel NTT

Kemudian paketan harga Rp 80 ribu dengan isian sama, yang membedakan hanya varian warna.

"Kalau yang Rp 80 ribu warnanya rose gold kalau yang Rp 55 ribu warnanya silver," katanya.

Ia pun telah bekerjasama dengan restoran di wilayah Lembongan untuk mengganti pipetnya dengan pipet stainless.

"Biasanya kalau sekelas restoran mengambil di atas 100 pieces sih," sebutnya.

Ia berharap pipet ini akan membantu pemerintah dalam upaya mengurangi plastik di lapangan. (*)

Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved